JuaraNews, Bandung – Anggota Ditreskrimum Polda Jabar dan Satreskrim Polrestabes Bandung menggerebek tempat judi kasino beromzet ratusan juta per hari di kawasan Kosambi, Jalan A Yani, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Selasa (17/6/2025) dini hari.
Sebanyak 63 orang, terdiri atas 37 karyawan tempat judi, 23 pemain judi, dan tiga penanggung jawab operasional tempat judi di amankan polisi.
Selain itu, polisi juga menyita barang bukti 10 meja kasino, uang tunai Rp359.689.700, empat buku rekening bank, 38 unit handphone (HP), satu unit komputer kasir, seperangkat CCTV dan ruangan monitor.
Saat ini TKP perjuadian konvensional itu di segel police line dan dijaga ketat aparat Brimob Polda Jabar bersenjata laras panjang. Pintu gerbang lokasi judi kasino pun di tutup rapat petugas.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, polisi menggerebek setelah menerima informasi dari masyarakat. Lokasi perjudian kasino jenis Niu Niu dan Bakarat ini tersembunyi.
Baca Juga: Polisi Gerebek Toko di Buahbatu dan Kiaracondong, Sita Ribuan Botol Miras
TKP Judi Kasino Tersembunyi
Sebagai kamuflase, kata Kabid Humas, pengelola tempat judi kasino bersembunyi di balik tempat futsal dan News Ballroom Billiard Karaoke and Live Music.
“Lokasi ini (TKP judi kasino) tersembunyi yang tersamar oleh keramaian kota dan promosinya tempat futsal,” kata Kabid Humas, Selasa (17/6/2025).
Kombes Hendra menyatakan, Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivit Bachtiar memimpin penggerebekan tempat judi kasino itu. “Alhamdulillah polisi bisa mengendus dan menyelidiki hingga di lakukan penggrebekan,” ujar Kombes Hendra.
Kabid Humas menuturkan, di tempat perjudian ini, para pemain minimal minimal memasang taruhan Rp300.000. Sedangkan di ruang VIP, minimal taruhan Rp3 juta ke atas.
Di ruang VIP, para penjudi bermain di ruangan eksklusif dan mendapatkan meja mewah. Pemain judi kasino di ruang VIP wajib bertaruh minimal Rp 3 juta sampai tidak terhitung.
Baca Juga: Lokasi Tersembunyi, Kasino di Kosambi Bandung Beromzet Ratusan Juta Rupiah per Hari
Usut Tuntas Kasus Judi Kasino
“Saat ini TKP status quo diamankan oleh Polda Jabar. Soal berapa lama operasi, masih dalam penyelidikan. Pengelola, pemain, dan karyawan tempat judi masih di periksa penyidik Ditreskrimum Polda Jabar,” tutur Kabid Humas.
Kombes Hendra mengatakan, semua hal terkait tempat judi, termasuk penjualan minuman keras (miras), dan penyalahgunaan narkoba akan di periksa. Petugas juga melakukan tes urine terhadap semua orang yang di amankan.
“Tentu, semua yang ada di sini yang berkaitan dengan legalitas kami lakukan pemeriksaan. Termasuk tes urine apakah mereka positif narkoba atau tidak, sudah kami periksa. Soal miras akan kami lakukan penyelidikan secara komprehensif,” ucap Kombes Hendra.







