JuaraNews, Bandung – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI) Jawa Barat menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Soft Tennis Piala ePPsi 2026.
Kejuaraan ini akan berlangsung tiga hari pada 10 hingga 12 Februari 2026 di Goat Arena dan Lapangan Tennis Indoor Siliwangi, Kota Bandung.
Ketua Umum PESTI Jabar, Andy Karyadi Ruskana Garna, bersyukur Kejurprov ini bisa digelar.
Walaupun, dengan waktu persiapan sekitar dua bulan setelah pelantikan pada pertengahan Desember 2025 lalu.
“Alhamdulillah saya punya tim yang hebat, jadi kita dibantu sama tim kita itu di kepengurusan orang yang hebat-hebat, kemudian visi-misi sejalan kita,” katanya setelah pembukaan.
Baca Juga: Jelang Porprov XV 2026, KONI Jabar Tegaskan Kesiapan Tuan Rumah
“Alhamdulillah dan dukungan dari teman-teman sponsor bisa terlaksana hari ini mudah-mudahan lancar sampai penutupan nanti,” ucapnya.
Kejurprov ini, merupakan salah satu realisasi program pembinaan atlet yang sistematik, terukur dan berkelanjutan, guna menjaring bakat-bakat terbaik.
“Tujuan utamanya yaitu kita menyediakan arena untuk adik-adik atlet, untuk saling menguji diri, mengukur diri, mempersiapkan diri untuk event selanjutnya,” ungkapnya.
Selain itu, dia berharap dengan digelarnya Kejurprov ini olahraga Soft Tennis bisa lebih di kenal dan memasyarakat.
“Soft Tennis bisa lebih memasarakat, bisa lebih dikenal lagi, kurang lebih sebetulnya itu dan salah satu alasan kenapa kita pilih tempat ini,” jelasnya.
Baca Juga: ITN Open IX 2026 Tingkatkan Kualitas Pertandingan dan Pelayanan Peserta
Total 75 Atlet Mengikuti Kejurprov Piala ePPsi 2026
Pada kesempatan tersebut, Boogie Gustara Manggala selaku Ketua Pelaksana mengatakan, Kejurda ini disambut antusias oleh Pengcab (Pengurus Cabang) PESTI di Jawa Barat.
“Alhamdulillah respons dari daerah sangat luar biasa. Kejurprov ini diikuti oleh 10 Pengcab Kabupaten Kota,” katanya.
“Sebuah kebanggaan tersendiri. Empat di antaranya adalah Pengcab yang baru saja terbentuk dalam kurun waktu sebulan terakhir,” ucapnya.

Total sebanyak 75 atlet yang akan mengikuti Kejurprov Soft Tennis Piala ePPsi 2026 ini dari 95 atlet yang terdaftar dalam database persiapan Porprov 2026.
“39 putra dan 36 putri. Yang merupakan hasil saringan ketat dari 95 atlet yang terdaftar dalam database persiapan Porprov 2026,” ujarnya.
Mereka akan bertanding dalam lima nomor perorangan, di antaranya nomor tunggal putra, nomor tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan mix double campuran.
“Adapun apresiasi untuk para juara, baik juara umum 1, 2, 3, dan bersama juara umum bersama dalam setiap nomornya akan mendapat medali dan sertifikat,” jelasnya.
Boogie menuturkan, antusias dari Pengcab dalam menyabut kejuaraan ini menjadi bukti Soft Tennis di daerah mulai bangkit.
Distribusikan 40 Raket ke Pengcab
Pada kesempatan tersebut, Pengprov PESTI Jabar mendistribusikan beberapa peralatan di antaranya 40 raket dan bola ke Pengcab.
“Ada 20 distribusi dari pengurus pusat ke Pengprov, kita Pengprov, PESTI Jawa Barat, secara mandiri mengadakan raket dan bola juga dengan pumpingnya,” ungkapnya.
“Dari kantong pribadi ketua umum, ada 50 yang kita sediakan, namun yang kita distribusikan itu 40, 10 sementara ini untuk inventaris di kepengurusan kita sendiri,” jelasnya.







