banner 500x188

Persib Bandung Hanya Menang 1-0 atas Persita, Bojan Hodak Tetap Puas

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak puas dengan kemenangan 1-0 atas Persita pada laga Pekan 22 Super League 2025-2026, Minggu (22/2/2026).
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak puas dengan kemenangan 1-0 atas Persita pada laga Pekan 22 Super League 2025-2026, Minggu (22/2/2026). (foto: persib.co.id)

JuaraNews, Bandung – Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengaku puas dengan kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang pada laga Pekan 22 Super League 2025-2026 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (22/2/2026) malam.

Raihan 3 poin tersebut sangat berarti di tengah padatnya jadwal yang harus dilakoni Maung Bandung. Sebelumnya, pada 18 Februari lalu, skuat Persib Bandung menjalani Leg 2 babak 16 Besar AFC Champions League Two, menghadapi Ratchaburi FC, yang dimenangkan Maung Bandung 1-0.

Kemenangan atas Persita pun semakin mengukuhkan rekor Persib yang selalu menang di kandang dalam 11 laga musim ini. Tambahan 3 poin makin mengukuhkan Maung Bandung di puncak klasemen sementara dengan torehan 50 poin. “Secara keseluruhan, ini adalah pertandingan kedua dalam lima hari. Saya senang dengan cara kami bermain dan hasil yang didapat,” ungkap Hodak dalam sesi konferensi pers seusai laga di Stadion GBLA.

Baca JugaTekuk Persita 1-0, Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Klasemen Super League

 

Kemenangan yang tidak Mudah

Namun Coach Hodak mengakui, kemenangan atas Persita, tidak di raih dengan mudah. Tim Maung Bandung cukup kesulitan karena Persita memberikan perlawanan sengit. Persib sendiri baru bisa mencetak gol di babak kedua, tepatnya di menit 50, lewat sundulan Andrew Jung memanfaatkan umpan tendangan pojok Luciano Guaychocea. Menurut Hodak, Persita tampil sangat defensif dan terorganisir.

“Seperti yang sudah saya prediksi, ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Persita adalah tim yang bertahan dengan 10 pemain. Semua pemain mereka berlari, melakukan tekel, sehingga mereka tidak kebobolan banyak gol. Mereka sangat kompak dan terorganisir secara defensif,” jelas Hodak.

Karena fokus bertahan, menurut Hodak, Persita hampir tidak memberikan ancaman berarti ke gawang Teja Paku Alam. Satu-satunya momen krusial terjadi di pengujung laga melalui situasi bola mati yang sempat menimbulkan ketegangan.

“Saya cukup senang karena saya pikir Persita tidak menciptakan peluang apa pun, kecuali satu situasi dari tendangan sudut. Itu pun wasit sudah meniup peluit 3 kali sebelumnya. Selain itu, saya tidak melihat mereka memiliki kesempatan,” tambahnya.

Baca Juga: PERSIB BANDUNG vs PERSITA TANGERANG: Balaskan Dendam, Pertahankan Puncak Klasemen

 

Menang 1-0 atau 3-0, Tetap 3 Poin

Soal minimnya gol yang di ciptakan pemain Persib Bandung, Coach Hodak tidak terlalu mempermasalahkannya. Menurutnya, menang 1 gol atau 2 gol dan 3 gol, tetap menghasilkan 3 poin. Kemenangan 1-0 kali ini merupakan yang ketiga pada putaran kedua, sedangkan di putaran pertama, Persib 5 kali menang dengan skor 1-0. Namun di sisi lain, kilah Hodak, Persib menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit, yakni hanya 11 kali dibanding tim-tim lain, khusunya di papan atas. Seperti Persija Jakarta dengan 17 gol kebobolan, Borneo FC 20 kali, dan Malut United 25 gol.

“Kami menciptakan beberapa peluang, meski jujur tidak sebanyak pertandingan lainnya. Kami hanya mencetak satu gol dari situasi bola mati, dan saya berharap kami bisa bermain lebih baik untuk menambah gol lagi,” jelasnya.

Baca JugaIni Jadwal Pekan 22 Super League 2025-2026, Persaingan Papan Atas Makin Ketat

Soal posisi Persib yang meninggalkan rival utamanya, Borneo dengan jarak 4 poin, setelah tim Pesut Etam tersebut kalah 2-1 oleh Dewa United, Coach Hodak tak mampu buru-buru berpuas diri. Menurutnya, persaingan di Super League musim ini sangat ketat. Tim papan atas bisa saja kalah oleh tim papan bawah, apalagi jika bermain tandang akan menjadi laga sulit bagi tim tamu. Hal tersebut pun pernah di rasakan Persib, ketika kalah oleh Persijap Jepara 2-1 pada Pekan 2 lalu.

“Liga kita sangat tidak mudah. Saya menyoroti betul bagaimana perjalanan sebuah tim ketika mereka melakukan away match. Ini tidak mudah. Seperti halnya kita di musim ini kalah oleh Persijap. Padahal kita tahu Persijap ada di papan bawah. Jadi hasil ini Borneo kalah melawan Dewa, tentunya menambah jarak dengan kita. Tapi sekali lagi saya hanya fokus dengan tim kita sendiri,” pungkas Hodak. (den)