JuaraNews, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, perjuangan mendukung kemerdekaan Palestina bukan sekadar bentuk solidaritas kemanusiaan, kemerdekaan Palestina amanah sejarah yang di wariskan sejak Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.
Menurut Farhan, sejak Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung. Saat ini sudah menginjak 70 tahun Palestina negara yang saat ini belum mendapatkan merdeka secara utuh.
“Dari semua negara peserta KAA, hanya satu yang belum merdeka sampai hari ini: Palestina. Kita masih berutang janji. Janji itu jangan sampai hilang,” tegas Farhan dalam acara Kajian Peduli Palestina: Bukti Keimanan dan Perikemanusiaan di Masjid Al-Fajr, Jalan Cijagra Raya Bandung, Sabtu (26/4/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga mengingatkan, masyarakat Kota Bandung memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika.
“Tahun 2018, bersama Menteri Luar Negeri dan almarhum Mang Oded, kita bangun Palestine Walk di Alun-alun. Ketika tamu-tamu luar negeri saya ajak ke sana, mereka takjub. Dan saya bilang, ini adalah simbol bahwa kita tidak melupakan Palestina,” katanya.
Baca Juga: Jabar Canangkan Revolusi Pendidikan
Ia pun mengajak para ulama, tokoh masyarakat, dan warga Bandung untuk terus menjaga konsistensi pesan perjuangan demi kemerdekaannya.
“Sebarkan terus di sosial media, dari masjid ke masjid, dari hati ke hati. Tak ada yang bisa hentikan gelombang rakyat,” katanya.
Komitmen Dukungan Kemerdekaan Palestina
Menutup sambutannya, Farhan menyatakan komitmennya untuk terus menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan negara yang saat ini terus mengalami penjajahan dari zionis Israel tersebut.
“Sebagai orang Bandung, saya akan selalu menjadi bagian dari perjuangan memerdekakannya dari penjajahan,” ujarnya disambut takbir dari para hadirin.(*)







