banner 500x188

Musim 2026-2027, Hydroplus Soccer League Tambah 1 Regional di Solo

Gelaran turnamen sepak bola putri kelompok umur, Hydroplus Soccer League musim 2026-2027 mendatang dipastikan bakal lebih ketat dan menarik.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono. (foto: juaranews/deni mulyana)

JuaraNews, Kudus – Gelaran turnamen sepak bola putri kelompok umur, Hydroplus Soccer League musim 2026-2027 mendatang dipastikan bakal lebih ketat dan menarik.

Pasalnya, musim depan yang akan dimulai Oktober 2026 mendatang akan menambah satu regional, sehingga menjadi 5 regional yang berada di Pulau Jawa. Sebelumnya, dalam 2 musim terakhir, Hydroplus Soccer League digelar di 4 regional, yakni Regional Kudus, Surabaya, Jakarta, dan Bandung.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono mengungkapkan, dengan penambahan regional menjadi 5 tersebut bakal makin melengkapi caakupan geografis dari yang sudah dilakukan di Milk Life Soccer Challenge kemudian dilanjutkan dengan Hydroplus Soccer League.

Teddy menyebutkan, Hydroplus Soccer League 2025-2026 adalah bagian kedua dari trilogi Women Soccer. “Dua minggu lalu itu Milk Life Soccer Challenge All Star, dan pekan ini putaran nasional untuk liga putri usia 15 dan 18,” ungkap Teddy kepada wartawan di sela-sela pelaksanaan Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: Akademi Persib Tantang Putri JP Jakarta di Semifinal U-18 Hydroplus Soccer League All-Stars

Sedangkan untuk luar Pulau Jawa, jelas Teddy, untuk musim depan masih belum bisa dilakukan. Namun untuk Milk Life Soccer Challenge sudah memperluas cakupannya ke Pulau Kalimantan, yakni Banjarmasin dan Samarinda. Dan rencana musim depan juga ada salah satu pihak swasta yang berkolaborasi dengan kami untuk melakukan Milk Life Soccer Challenge di Jayapura.

“Ini bagus dan sangat positif untuk adik-adik kita yang dari pulau atau daerah lain yang belum terjangkau supaya bisa punya wadah juga untuk bisa bermain sepak bola putri,” kata Teddy.

Teddy melanjutkan, dalam event All-Stars di Kudus yang diikuti 8 tim U-15 dan 8 tim U-18 dari 4 regional tersebut, merupakan platform yang ideal bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia. Dia juga menilai kualitas permainan untuk ukuran pemain-pemain yang baru bermain di musim pertama, sebenarnya juga sudah sangat baik.

Baca Juga: Goal Aksis Lolos, Jabar Dominasi Semifinal U-15 Hydroplus Soccer League All-Stars

Selain rangkaian kedua dari trilogi Women Soccer, turnamen ini juga sebagai persiapan turnamen internasional Srikandi Merdeka Cup pada 13 Agustus 2026, yang diikuti 7 negara di mana Indonesia akan mengirimkan 2 tim Timnas usia 16. Ketujuh negara tersebut, yakni Indonesia sebagai tuan rumah, lalu Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina, serta 2 negara Timur Tengah, yakni Arab Saudi dan Yordania.

Skuat timnas ini akan disi pemain hasil seleksi di Hydroplus Soccer League All-Stars, ditambah pemain-pemain yang tidak bermain di event ini atau tidak masuk peringkat 1 dan 2 di regionalnya masing-masing. Dalam seleksi pemain untuk 2 timnas , rencana akan dijaring sekitar 50 atau 60 pemain.

“Jadi nanti pasti akan ada tambahan. Eh saat ini proses scouting dilakukan oleh eh Coach Timo Scheunemann,” katanya.

“Nantinya hasil dari Srikandi Merdeka Cup ini akan menjadi Timnas Indonesia U-16 yang akan bermain di kualifikasi AFC U-17 pada bulan Oktober,” pungkas Teddy. (den)