banner 500x188

Musda Golkar Jabar Siap Digelar, 2 Kandidat Bersaing Kursi Ketua

Musda Golkar Jabar Siap Digelar, 2 Kandidat Bersaing Kursi Ketua
Musda Golkar Jabar Siap Digelar, 2 Kandidat Bersaing Kursi Ketua. (Foto:Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jawa Barat pada awal april mendatang. Dua kandidat diprediksi akan maju memperebutkan posisi ketua.

Kedua figur tersebut Adalah anggota DPR RI, Daniel Mutaqien Syafiuddin, dan anggota DPRD Jawa Barat, Ahmad Hidayat, yang juga menjabat Ketua AMPI Jawa Barat. Head to Head, Perebutan Dukungan Kian Sengit. Senin (30/3/2026).

Baca Juga:Pleno Golkar Jabar Diwarnai Kontroversi, Peserta Protes Keputusan Ace Hasan

Pertarungan diprediksi berlangsung ketat. Ahmad Hidayat mengklaim telah mengamankan dukungan mayoritas dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota.

Informasi yang berhasil dihimpun sebanyak 19 dari 27 DPD sudah menyatakan dukungan terhadap Ahmad Hidayat. Jika klaim tersebut akurat, maka hanya tersisa delapan DPD yang belum menentukan sikap.

Celah ini dinilai menjadi ruang strategis bagi Daniel Mutaqien Syafiuddin untuk menggalang kekuatan. Namun demikian, dinamika politik internal partai masih sangat cair. Sejumlah pengamat menilai peta dukungan bisa berubah drastis hingga hari pelaksanaan Musda.

Baca Juga:Raperda Grand Design pembangunan keluarga Dapat Dukungan dari Fraksi Golkar DPRD Kota Bandung

Dua Gaya Kepemimpinan, Dua Basis Kekuatan

Kedua kandidat memiliki latar belakang dan basis kekuatan yang berbeda. Hal inipun menambah daya tarik siapakah sosok yang akan meneruskan estafet kepemimpinan Golkar di Jawa Barat.

Ahmad Hidayat merupakan Kader Internal dengan Basis Struktural Ahmad dikenal sebagai kader yang tumbuh dari struktur partai di daerah. Selain aktif di DPRD Jawa Barat, ia juga memegang peran penting dalam organisasi sayap partai.

Rekam jejak utama:

– Anggota DPRD Jawa Barat (2019–2024, 2024–2029)

– Anggota Komisi IV dan Badan Anggaran

– Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Jabar

– Ketua DPD AMPI Jawa Barat

– Ketua Pemenangan Pemilu Dapil Jabar II (Kabupaten Bandung)

Kekuatan Ahmad terletak pada jaringan struktural dan kedekatannya dengan DPD tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga:14 Ribu Personel Disiagakan Amankan Jalur Mudik dan Destinasi Wisata di Jawa Barat

Sedangkan Daniel Mutaqien Syafiuddin merupakan Politisi Nasional dengan Jejaring Luas Sementara itu, Daniel membawa pengalaman panjang di level nasional. Ia dikenal memiliki jejaring luas, baik di dunia politik maupun organisasi kepemudaan dan bisnis.

Rekam jejak utama:

– Anggota DPR RI (2014–2019, 2019–2020, 2024–sekarang)

– Mantan Anggota DPRD Jawa Barat (2009–2014)

– Ketua DPD II Golkar Indramayu (2010–2015)

– Pengurus DPP Golkar (2017–2019)

– Ketua Depinas SOKSI

– Aktif di HIPMI dan berbagai organisasi kepemudaan Modal pengalaman nasional dan jaringan organisasi menjadi kekuatan utama Daniel dalam kontestasi ini.

Baca Juga:BPOKK Demokrat Jabar Evaluasi DPC, Petakan Kekuatan dan Kinerja Partai

Musda Jadi Penentu Arah Golkar Jabar

Musda Golkar Jawa Barat kali ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menentukan arah politik partai menjelang kontestasi politik mendatang. Pertarungan antara kekuatan struktural daerah dan jaringan nasional diperkirakan akan menjadi warna utama dalam dinamika Musda.

Dengan waktu yang semakin dekat, konsolidasi dan manuver politik dipastikan akan semakin intens. Siapa yang akhirnya keluar sebagai pemenang, masih sangat bergantung pada soliditas dukungan di tingkat DPD.

Baca Juga:Skema Beasiswa Jabar Berubah, DPRD Pastikan Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Musda Golkar Jawa Barat 2026 diprediksi menjadi salah satu ajang paling krusial dalam menentukan masa depan partai di tingkat provinsi. Pertarungan dua tokoh dengan kekuatan berbeda ini membuka peluang munculnya dinamika baru dalam tubuh Golkar. (*)