banner 500x188

Menko AHY Tegaskan Sinergi Infrastruktur-Energi Saat Dampingi Presiden di Balikpapan

Menko AHY mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).
Menko AHY mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026)

JuaraNews, Balikpapan – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

Kunjungan tersebut merupakan agenda peresmian infrastruktur energi nasional melalui Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

Saat meninjau langsung, Menko AHY menegaskan peran koordinatif pemerintah dalam memastikan pembangunan infrastruktur energi berjalan sejalan dengan agenda besar transformasi ekonomi nasional.

Baca Juga: Program MBG di Jawa Barat Libatkan Langsung Petani dan Sekolah

Pada kesempatan itu, Menko AHY menekankan bahwa pembangunan infrastruktur energi tidak dapat dipandang sebagai proyek sektoral semata, melainkan bagian integral dari strategi ketahanan nasional dan daya saing jangka panjang Indonesia.

Menurutnya, integrasi kebijakan antara sektor energi, infrastruktur, dan pembangunan wilayah menjadi kunci agar Indonesia mampu mengurangi ketergantungan impor, memperkuat industri dalam negeri, serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika geopolitik global.

“Kunjungan kerja ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur energi terintegrasi dengan perencanaan wilayah, konektivitas logistik, dan kebutuhan industri nasional. Infrastruktur harus menjadi pengungkit transformasi ekonomi, bukan sekadar proyek fisik,” ujar Menko AHY di sela-sela kegiatan.

Baca Juga: AHY Tinjau Aceh Tamiang, Petakan Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

AHY juga menyoroti posisi strategis Balikpapan sebagai simpul penting energi dan industri di kawasan timur Indonesia. Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, pemerintah melihat peluang besar untuk memperkuat ekosistem industri hilir, menciptakan pusat pertumbuhan baru, serta mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.

Dalam konteks ini, peran Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan adalah memastikan keterpaduan antara kilang, pelabuhan, jaringan transportasi, dan kawasan industri agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas.

Selain mendampingi Presiden dalam peresmian, Menko AHY juga melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari konektivitas jalan dan pelabuhan, pasokan air dan listrik, hingga tata ruang kawasan sekitar proyek.

Baca Juga: Prabowo Ajak Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim di Sidang PBB

Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek strategis nasional sangat ditentukan oleh koordinasi lintas sektor dan kepastian perencanaan jangka panjang.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada penguatan energi fosil, tetapi juga percepatan pengembangan energi terbarukan, khususnya tenaga air dan surya.

Presiden menyampaikan bahwa kemandirian energi menjadi fondasi penting bagi kedaulatan bangsa dan stabilitas ekonomi nasional, serta menargetkan pengurangan ketergantungan impor energi dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Menko AHY Dorong Percepatan Infrastruktur dan Sertifikasi Tanah saat Kunjungan ke NTT

Menko AHY menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan kesiapan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk mengawal sinkronisasi kebijakan energi dengan pembangunan infrastruktur nasional.

Ia menyebut bahwa pengembangan energi terbarukan memerlukan dukungan infrastruktur transmisi, konektivitas wilayah, serta perencanaan tata ruang yang matang agar transisi energi berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kita ingin memastikan bahwa arah kebijakan energi nasional, baik energi fosil yang dimodernisasi maupun energi terbarukan, didukung oleh infrastruktur yang kuat dan terintegrasi. Inilah fondasi menuju Indonesia yang lebih mandiri, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global,” tegasnya.

Baca Juga: Tahun 2025, Jabar Perkuat Tata Kelola SDA Berbasis Konservasi

Kunjungan kerja di Balikpapan ini juga menjadi simbol kuat sinergi pemerintah pusat dalam mengawal proyek-proyek strategis nasional.

Menko AHY mendampingi Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara dalam peresmian infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan antara lain.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia; Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Sekretaris Kabinet Indonesia, Teddy Indra Wijaya; dan Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri. Peresmian ini juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri, Sugiyono; Kapolri, Listyo Sigit; Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto; Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud; dan sejumlah jajaran lainnya.

Hal ini menjadi penanda komitmen kuat pemerintah dalam menjadikan sektor energi dan infrastruktur sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. (dsp)