banner 500x188

Lewat Safari Ramadan, Farhan Ajak Warga Bandung Atasi Sampah dan Cetak Generasi Tangguh

Ratusan warga memadati Masjid Agung Bandung dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Bandung, Senin, 23 Februari 2026.
Lewat Safari Ramadan, Farhan Ajak Warga Bandung Atasi Sampah dan Cetak Generasi Tangguh.(foto: ist)

JuaraNews, Bandung – Ratusan warga memadati Masjid Agung Bandung dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Bandung, Senin, 23 Februari 2026.

Sejak pukul 17.00 WIB, suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam rangkaian acara yang meliputi sambutan, pemberian santunan dan bantuan, tausiyah menjelang berbuka, buka puasa bersama, hingga salat Magrib berjamaah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan hadir langsung bersama jajaran perangkat daerah, camat, lurah, unsur kepolisian, serta tokoh masyarakat.

Simak Juga: Safari Ramadan: Farhan Ajak Warga Gotong Royong Buat Masjid Agung Berkilau

Dalam sambutannya, Farhan mengingatkan tantangan besar yang tengah dihadapi Kota Bandung, yakni persoalan sampah. Ia menyampaikan hasil rapat pimpinan yang menyoroti potensi peningkatan volume sampah selama Ramadan hingga Idulfitri.

Kota Bandung masih bergantung pada TPA Sari Mukti, yang kapasitas dan aksesnya semakin terbatas. Kondisi ini berisiko menimbulkan penumpukan sampah di dalam kota.

“Ini ancaman nyata. Tidak ada jalan pintas. Kita harus memilah dan mengolah sampah dari sumbernya,” tegas Farhan.

Simak Juga: Emas Antam Cetak Rekor Baru! Rp1,964.000 per Gram, Ini Daftar Lengkapnya

Ia meminta camat, lurah, dan seluruh warga untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis kewilayahan, termasuk mengoptimalkan peran petugas kebersihan, penggerobak, serta fasilitas pengolahan di tingkat lokal.

Farhan juga mengajak warga untuk kembali menghidupkan pusat kota, tidak hanya sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi dan kebersamaan.

Selain itu, Farhan menekankan pentingnya pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda. Ia mengingatkan, di era keterbukaan informasi, anak-anak sangat mudah mengakses berbagai konten melalui gawai.

Simak Juga: Masjid Raya Bandung Dikelola Mandiri Usai Dukungan Pemprov Jabar Dihentikan

Karena itu, menurutnya, pendidikan tidak hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga, masjid, dan lingkungan.

“Produktivitas bukan soal usia, tapi soal manfaat. Nilai manusia meningkat ketika ia memberi manfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Ia menuturkan, Kota Bandung dengan 2,6 juta penduduk memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan generasi mudanya tumbuh cerdas, sehat, berdaya saing, sekaligus berakhlak mulia.

Simak Juga: Pegadaian dan Masjid Salman ITB Hadirkan Teknologi Daur Ulang Air untuk Lingkungan Berkelanjutan

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Bandung memberikan perhatian kepada para guru agama dan pengajar keagamaan yang dinilai memiliki peran strategis dalam membangun karakter anak-anak.

Safari Ramadan ini juga diisi dengan pemberian santunan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Momentum berbuka puasa bersama dan salat berjemaah menjadi simbol kuat kebersamaan antara pemerintah dan warga. (dsp)