banner 500x188

Komisi II DPRD Jabar Dorong Penguatan SDM dan Fasilitas Balai Mekanisasi Pertanian

Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong optimalisasi kinerja UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian.

JuaraNews, Bandung – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong optimalisasi kinerja UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian yang dinilai masih memiliki sejumlah keterbatasan, terutama pada aspek sumber daya manusia serta sarana dan prasarana penunjang.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar, Lina Ruslinawati, saat melakukan kunjungan kerja ke Satpel UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian di Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Senin (13/10/2025).

Kunjungan tersebut dalam rangka evaluasi pelaksanaan program tahun anggaran 2025 serta penyusunan rencana kerja untuk tahun 2026.

Baca Juga: DPRD Jabar Resmi Tetapkan Fungsi Sosialisasi Perda Jadi Pengawasan Pemerintahan Daerah

Menurut Lina, keberadaan SDM yang kompeten menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program di Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian. Ia juga menyoroti kondisi infrastruktur bangunan yang memerlukan perawatan menyeluruh agar dapat mendukung kinerja lembaga secara optimal.

“Di Satpel UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian ini terdapat tiga fungsi utama, yakni brigade perlindungan tanaman pangan hortikultura, mekanisasi pertanian, serta balai sertifikasi tanaman pangan hortikultura,” jelas Lina.

Lina menambahkan, Balai Padaherang membawahi lima wilayah kerja, yaitu Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, serta Kota Banjar. Namun, jumlah tenaga kerja yang ada saat ini belum sebanding dengan cakupan wilayah tersebut.

Baca Juga: DPRD Jabar Dukung Sektor Pariwisata Berkelanjutan

“Sebagai contoh, di brigade perlindungan tanaman pangan hortikultura hanya ada satu orang petugas yang harus menangani lima daerah. Kondisi ini tentu tidak ideal,” ujarnya.

Selain keterbatasan SDM, Lina juga menyoroti fasilitas bengkel servis alat dan mesin pertanian (alsintan) yang belum memadai. Padahal, balai ini juga menerima perbaikan alsintan milik petani dari berbagai daerah.

“Oleh karena itu, Komisi II DPRD Jabar mendorong pemerintah provinsi untuk memenuhi kebutuhan SDM dan peralatan kerja di balai ini. Dengan begitu, kinerjanya dapat semakin maksimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian di Jawa Barat,” pungkasnya. (dsp)