JuaraNews, Bandung – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Soft Tennis Piala ePPsi 2026 sukses digelar di Goat Arena dan Lapangan Tennis Indoor Siliwangi, Kota Bandung, 10-12 Februari 2026.
Kejurprov yang digelar oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI) Jawa Barat ini diikuti oleh 75 atlet dari 10 Pengcab (Pengurus Cabang).
Ketua Umum PESTI Jabar, Andy Karyadi Ruskana Garna, bersyukur Kejurprov ini terselenggara dengan sukses, hal ini tak lepas dari soliditas jajaran pengurus.
Menurutnya, kekompakan tim menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi ke depan.
“Alhamdulillah, seperti yang saya sampaikan kemarin, saya punya tim yang hebat di kepengurusan ini,” ujar Andy setelah penutupan Kejurprov, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: PESTI Jabar Gelar Kejurprov Soft Tennis Piala ePPsi 2026 di Bandung
Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Kejurprov ini menjadi panggung penguatan organisasi secara besar-besaran melalui pemberian dana pembinaan.
Distribusikan 60 Raket
Selain itu, guna menunjang kualitas teknis para atlet, organisasi mendistribusikan sebanyak 60 unit raket.
Jumlah tersebut terdiri dari 40 unit raket impor standar turnamen dunia dari Ketua Umum Pengprov PESTI Jabar dan 20 unit raket dari Pengurus Pusat (PP) PESTI.
Langkah ini bertujuan agar para atlet Jawa Barat terbiasa menggunakan perangkat profesional sejak dini.
“Melalui Piala ePPsi 2026, kami ingin membangun fondasi yang kokoh. Dengan total dana pembinaan Rp50 juta rupiah serta dukungan raket impor baik dari Pengprov maupun pusat,” ujarnya.
Baca Juga: Gelar Kejurprov Soft Tennis Piala ePPsi 2026, PESTI Jabar dapat Apresiasi
“Rp40 juta untuk Pengcab-Pengcab yang baru terbentuk. Kami ingin memastikan atlet tidak hanya punya semangat, tapi juga fasilitas yang layak,” ucapnya.
Target Ekspansi 2026 dan Penambahan Anggota Baru
Organisasi secara resmi menyambut empat Pengcab baru yang bergabung dalam keluarga besar Soft Tennis Jawa Barat.
Penambahan ini memperkuat langkah organisasi menuju visi besar Target Pendirian Pengcab di seluruh wilayah Jawa Barat pada akhir tahun 2026.
“Bantuan 10 juta rupiah bagi tiap Pengcab baru adalah investasi kami agar Soft Tennis bisa berkembang merata di seluruh pelosok Jawa Barat hingga target ekspansi 2026 tercapai,” pungkasnya.







