JuaraNews, Bandung – Pelatih Persib Bandung Igor Tolic tetap mensyukuri hasil imbang 2-2 yang diraih pasukannya saat menjamu Dewa United pada laga Pekan 4 Super League 2026-2027 di Stadion si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026) malam.
Menurut Tolic, hasil tersebut diraih dengan perjuangan dan semangat para pemainnya di lapangan selama 90 menit lebih. Apalagi, anak-anak asuhnya dalam kondisi kelelahan setelah melakoni jadwal pertandingan yang cukup padat.
Hasil imbang ini pun tidak diraih dengan mudah. Maung Bandung sempat tertinggal 2 gol di babak pertama, lewat gol Egy Maulana Vikri pada menit 23, dan Noah Sadaqui menit 45+1. Sebelum akhirnya disamakan lewat 2 gol di babak kedua, melalui Balsa Sekulic pada menitn 51 dan Marc Klok menit 54.
“Menurut saya, ini benar-benar menunjukkan karakter yang luar biasa serta semangat di ruang ganti, bagaimana mereka berjuang dan bermain bersama, serta saling mendukung satu sama lain,” ungkap Coach Tolic dalam sesi konferensi pers seusai laga di SJH.
Selain kondisi timnya yang kelelahan setelah melakoni laga di AFC Champions League Two, kontra Port FC, Kamis (8/10/2026), menurut Coach Tolic, Persib menghadapi tim yang bagus, dengan para pemain berkualitas. Apalagi tim tersebut hanya fokus mengikuti kompetisi Super League, dibandingkan Persib yang berkompetisi di 4 ajang sekaligus.
“Kami menghadapi lawan yang sangat tangguh. Di babak pertama kami membuat dua kesalahan, dan dihukum dengan dua gol. Setelah itu, sulit untuk bangkit kembali. Namun kami juga menciptakan peluang di babak pertama. Dan di babak kedua, kami tampil habis-habisan, dan mencetak dua gol luar biasa. Ya kami memang agak kehilangan kesegaran di akhir laga, tapi saya ucapkan selamat kepada para pemain atas raihan poin ini,” papar Tolic.
Baca Juga: Ditahan Imbang Dewa United 2-2, Persib Gagal Tembus Papan Atas
Jadwal Padat, Bobotoh Dimnta tak Berlebihan Salahkan Pemain
Tolic mengungkapkan, kondisi Persib yang dihadapkan pada jadwal padat, akan terulang dalam laga-laga berikutnya. Seperti pada pekan ini, timnya harus melakukan perjalanan lebih dari 3.000 km, sebelum menghadapi Dewa United, atau hanya memiliki waktu sekitar 72 jam. Dimana 12 jam di antaranya dihabiskan di perjalanan, dan istirahat setelah tiba di Bandung. Sehingga efektif hanya berlatih satu hari jelang pertandingan.
“Menurut saya, para penggemar harus terbiasa dengan situasi ini karena pertandingan berikutnya akan sama saja, begitu pula pertandingan setelahnya, bahkan 8 pertandingan ke depan kondisinya akan sama. Jadi, jika Anda berharap melihat permainan ala Barcelona setiap 3 hari sekali dalam 8 laga mendatang, sebaiknya Anda mengubah ekspektasi itu,” jelas pelatih berpaspor Kroasia ini.
“Hari ini sangat positif melihat bagaimana kami bangkit kembali dan memainkan dua pertandingan luar biasa dalam selang waktu 3 hari. Kami juga akan memberikan yang terbaik saat melawan tim Vietnam. Jadi, pertandingan nanti pasti akan sangat menarik untuk disaksikan,” sambungnya.
Baca Juga: PERSIB VS DEWA UNITED: Lanjutkan Tren Kemenangan di Super League
Dengan kondisi tersebut, menurutnya, wajar jika ada pemainnya melakukan kesalahan saat pertandingan. Ia pun meminta bobotoh tidak menyalahkan satu atau dua pemainnya atas hasil yang diraih tim Persib, seperti saat bermain imbang dengan Dewa United. “Anda bisa melihat para pemain mengerahkan segalanya. Mungkin mereka melakukan kesalahan, namun mereka memberikan kemampuan terbaik mereka,” tegas Tolic.
“Mengkritik Kakang (Rudianto) atau siapapun soal ini rasanya tidak wajar. Seperti yang saya bilang, soal rotasi pemain itu keputusan pelatih, itu bukan masalah. Tapi mengkritik Kakang secara berlebihan seperti itu, sungguh mengherankan. Lagipula, kalau bukan Kakang, nanti giliran orang lain yang disasar. Bisa Marc (Klok), bisa (Mariano) Peralta,” pungkas Tolic. (den)







