banner 500x188

Hadapi Cuaca Ekstrem, Wali Kota Bandung Minta Warga Tetap Siaga Bencana

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayahnya segera terbentuk.
Hadapi Cuaca Ekstrem, Wali Kota Bandung Minta Warga Tetap Siaga Bencana. (Foto:Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengimbau masyarakatnya agar tetap waspada terhadap potensi bencana  seperti banjir, genangan, dan kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem di puncak musim hujan.

Berdasarkan informasi BMKG puncak musim hujan di Indonesia tahun ini terjadi pada November hingga Desember. Masyarakat pun diminta tetap waspada adanya potensi bencana yang terjadi.

Baca Juga:Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Bandung Siaga 24 Jam

Farhan menuturkan, persoalan banjir sering kali terjadi bukan hanya karena faktor alam, tetapi juga akibat perilaku manusia yang kurang peduli terhadap lingkungan.

“Banjir itu sering kali terjadi karena kesalahan kita bersikap. Ini tanggung jawab kita semua. Pastikan tali air tidak tersumbat, gorong-gorong tidak terhalangi oleh bangunan apa pun, dan pemeliharaan drainase terus digencarkan,” ujar Farhan dikutip, Minggu (9/11/2025).

Ia juga mengingatkan, agar warga berhati-hati terhadap kondisi rumah dan lingkungan sekitar. Curah hujan tinggi disertai angin kencang dapat menyebabkan atap roboh, rumah ambruk, dan pohon tumbang.

Baca Juga:Prabowo Ajak Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim di Sidang PBB

“Mari kita jaga bersama dengan sangat hati-hati. Bila warga melihat ada pohon yang dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya, jangan memotong sendiri. Silakan berkoordinasi terlebih dahulu dengan camat atau lurah setempat agar bisa diteruskan kepada DPKP,” imbaunya.

Pemkot Bandung memastikan akan terus memperkuat langkah mitigasi bencana dengan membersihkan saluran air, memantau kondisi pohon rawan tumbang, serta menyiagakan petugas kebersihan dan penanganan cepat darurat di tiap wilayah.

Melalui kolaborasi dan kesadaran bersama, Farhan berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko  bencana di musim penghujan.

Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Serukan Penanganan Serius Banjir Bekasi Jaya

Jika mengalami kejadian darurat bisa menghubungi layanan kegawatdaruratan melalui 112. (Bas)