banner 500x188

Guncang Tasikmalaya, Supermusic OTW Break Out Day 2026 Tutup Rangkaian Tur 3 Kota dengan Sukses Besar

Supermusic OTW Break Out Day tak hanya menyuguhkan aksi musisi ternama, tetapi juga membuka panggung bagi talenta lokal.
Supermusic OTW Break Out Day 2026 sukses mengguncang Tasikmalaya sekaligus menutup rangkaian tur tiga kota dengan meriah. Ribuan penonton larut dalam pesta musik di Ex-Terminal Cilembang, Sabtu (29/8/2026). (Foto: Juaranews/Dasep Rohimat)

JuaraNews, Tasikmalaya – Memasuki tahun kelima, Supermusic OTW Break Out Day tak hanya menyuguhkan aksi musisi ternama, tetapi juga membuka panggung bagi talenta lokal untuk unjuk karya, kreativitas, dan energi di hadapan publik.

Semangat itu terasa kuat saat gelaran Supermusic OTW Break Out Day mengguncang Ex-Terminal Cilembang, Tasikmalaya, Sabtu (29/8/2026).

Ribuan penonton memadati area acara untuk menikmati penampilan empat guest star, yakni Superman Is Dead (SID), Rony Parulian, Threesixty, dan Alkateri.

Kehadiran mereka membuat panggung OTW Break Out Day semakin semarak sekaligus mempertemukan energi musisi nasional dengan antusiasme penonton di Tasikmalaya.

Menjelang senja, Alkateri menjadi salah satu band yang berhasil mencuri perhatian audiens lewat karakter musik alternatif mereka.

Baca Juga: PAS88 Band Siap Warnai Industri Musik Tanah Air Lewat Debut Single “Hasratku”

Energi penonton kemudian semakin membesar ketika Rony Parulian naik ke panggung dan membawakan lagu-lagu yang langsung disambut antusias oleh para penggemarnya.

Energi panggung kemudian berlanjut lewat penampilan Threesixty. Penonton kembali diajak bernyanyi dan larut dalam atmosfer musik yang semakin meriah.

Puncaknya terjadi sekitar pukul 21.30 WIB saat Superman Is Dead (SID), salah satu penampil yang paling ditunggu, naik panggung.

Begitu SID tampil, suasana seketika pecah. Ribuan penonton yang sejak sore memadati area acara langsung bersorak, bernyanyi bersama mengikuti hentakan musik band punk rock asal Bali tersebut.

Tasikmalaya sendiri menjadi salah satu titik perjalanan Supermusic OTW Break Out Day 2026 setelah sebelumnya festival tersebut menyambangi Cianjur dan Cirebon.

Penampilan Superman Is Dead di Supermusic OTW Break Out Day 2026 sukses memuaskan ribuan penonton. Energi musik punk rock mereka membuat Ex-Terminal Cilembang bergemuruh hingga akhir acara. (Foto: Juaranews/dasep rohimat)

Baca Juga: Distorsi Tanpa Sekat, Supermusic Kecil Tapi Party Jilid 3 Pecah di Soreang

Kota ini menjadi titik terakhir dari perjalanan tiga kota yang dirancang untuk membawa atmosfer festival musik lebih dekat kepada komunitas dan penikmat musik di berbagai daerah Jawa Barat.

Perwakilan Supermusic Regional Bandung, Tries Pondang, menyebut tingginya antusiasme penonton menjadi bukti kuat bahwa Supermusic OTW Break Out Day terus mendapat tempat di kalangan anak muda.

“Memasuki tahun kelima, respons teman-teman sangat positif. Kami bersyukur seluruh tiket di tiga kota tersebut sold out,” ujar Tries.

Namun, kekuatan Supermusic OTW Break Out Day tidak hanya terletak pada deretan guest star. Program Short of Sound menjadi salah satu bagian penting karena memberikan panggung bagi talenta lokal untuk memperkenalkan karya kepada audiens yang lebih luas.

Puluhan band di masing-masing kota lebih dulu melewati proses penjaringan. Dari proses tersebut, 10 band terbaik terpilih untuk mendapatkan kesempatan tampil sekaligus mengikuti pendampingan dari sejumlah musisi Jawa Barat.

Baca Juga: Tritan Point Jadi Saksi Sejarah, Hellprint United Day 9 Edisi ke-15 Sukses Mengguncang Bandung

Menurut Tries, pemilihan line up juga disesuaikan dengan karakter dan keinginan penonton di setiap daerah. Cianjur misalnya menghadirkan Rony Parulian, Cirebon diramaikan Ndarboy Genk dan MCPR, sementara Tasikmalaya mendapat suntikan energi dari Superman Is Dead.

“Kami benar-benar mencari tahu kebutuhan dan keinginan teman-teman di masing-masing kota,” katanya.

Tries menambahkan, antusiasme penonton terlihat dari penjualan tiket yang rata-rata sudah sold out sejak H-7 sebelum acara.

Ia mengatakan OTW Break Out Day dirancang bukan sekadar sebagai konser, tetapi menjadi ruang bagi Gen Z untuk keluar sejenak dari rutinitas dan kejenuhan.

Konsep pertunjukan dikemas lintas genre dengan panggung customized, lighting, laser, hingga berbagai efek visual.

“Kami ingin membuat sesuatu yang out of the box,” ujar Tries.

Baca Juga: Panggung Coklat Kita Nyala Lagi, Napak Jagat Pasundan Bikin Pangandaran Bergemuruh

Di Tasikmalaya, kehadiran Alkateri menjadi salah satu warna tersendiri. Band asal Bandung tersebut membawa karakter musik alternatif dengan nuansa yang santai, tetapi tetap memiliki cerita dan identitas yang kuat.

Vokalis Alkateri, Fauzan Ghifari, mengaku senang dapat menjadi bagian dari OTW Break Out Day. Baginya, festival seperti ini memiliki arti penting karena memberikan ruang bagi musisi untuk memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas.

“Senang sih kalau ngelihat Supermusic mengasih ruang buat musisi-musisi muda buat berkarya dan akhirnya bisa terlaksana. Impact-nya mungkin teman-teman yang lain jadi tahu karya kami seperti apa,” ujar Fauzan.

Sebelum tampil di Tasikmalaya, Alkateri juga ambil bagian dalam OTW Break Out Day di Cianjur. Tasikmalaya menjadi titik kedua mereka dalam rangkaian gelaran tersebut.

Baca Juga: OTW Break Out Day 2025! Panggung Pembuktian Talenta Lokal Meledak di Cirebon

Kataswara Bawa Musik dan Teater ke Panggung

UNJUK KARYA: Band asal Tasikmalaya, Kataswara, saat menjalani sesi wawancara selepas tampil di panggung Supermusic OTW Break Out Day 2026 di Ex-Terminal Cilembang, Tasikmalaya. (Foto: Juaranews/Dasep Rohimat)

Selain Alkateri, geliat musisi lokal juga terasa melalui kehadiran Kataswara, band asal Tasikmalaya yang mendapat kesempatan tampil setelah lolos dalam program SOS (Sound of Sound) Supermusic.

Perjalanan mereka menuju panggung OTW Break Out Day berlangsung sekitar dua bulan melalui sejumlah tahapan kurasi, mulai dari studio session, studio session level up hingga showcase.

“Dari sekitar 30 band, kemudian terpilih 10 band untuk showcase. Dari 10 band itu kembali dipilih dua band untuk tampil di OTW Break Out Day,” ujar vokalis Kataswara, Alvin Nurul Azmi

Kataswara menjadi salah satu dari dua perwakilan Tasikmalaya yang tampil dalam gelaran tersebut. Bermain di kota sendiri justru menjadi tantangan tersendiri.

“Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan suguhan terbaik bagi penonton,” katanya.

Baca Juga: LOH KOK TUM BAND Tawarkan Kejutan, Siap Rilis Lagu Perdana!

Menariknya, Kataswara tidak hanya mengandalkan musik. Berangkat dari latar belakang teater, mereka memadukan musik dengan seni pertunjukan, termasuk penggunaan gamelan dan payung sebagai bagian dari konsep panggung.

“Bagi kami bukan hanya audio yang didengar, tetapi bagaimana audio dan visual bisa bekerja bersama. Itu yang menjadi salah satu identitas Kata Suara,” ungkap Alvin.

Bagi Kataswara, tampil di OTW Break Out Day menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas mereka kepada penonton yang sebagian besar datang karena ingin menyaksikan musisi favoritnya.

“Ini menjadi kesempatan sekaligus tantangan bagaimana kami menyampaikan lagu, identitas, serta maksud dari musik Kata Suara kepada penonton,” pungkasnya.

Supermusic OTW Break Out Day tahun kelima akhirnya tidak sekadar menjadi pesta musik. Gelaran ini mempertemukan nama-nama besar dengan musisi lokal dalam satu panggung, sekaligus menunjukkan bahwa talenta daerah memiliki ruang untuk tumbuh dan didengar.

Dari Cianjur, Cirebon hingga Tasikmalaya, satu pesan terasa jelas: ketika musik, kreativitas, dan energi anak muda bertemu, panggung kecil sekalipun bisa berubah menjadi pengalaman yang luar biasa. (dsp)