banner 500x188

Farhan Ingin CFD Buahbatu Segera Kembali Hadir 

JuaraNews, Bandung  – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan Pemerintah Kota Bandung berkomitmen mengaktifkan kembali Car Free Day (CFD) Buahbatu setelah proses pembenahan tata kelola anggaran dan pelaksanaan kegiatan selesai dilakukan.

Menurutnya, penghentian sementara CFD bukan karena kegiatan tersebut tidak bermanfaat, melainkan sebagai langkah untuk menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan anggaran.

Baca Juga:Walk For Free Palestine, Aksi Jalan Kemanusiaan dari Bandung Menuju Jakarta

Farhan menjelaskan, temuan BPK menunjukkan adanya persoalan dalam pengelolaan anggaran oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Karena itu, Pemkot Bandung harus menata ulang agar pelaksanaan kegiatan ke depan berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.

“Yang saya salahkan itu Dishub. Sesuai dengan temuan BPK, yang disalahkan itu Dishub. Dishub tidak melakukan pengelolaan anggaran dengan baik, sehingga memberikan honor langsung kepada pihak-pihak yang tidak menandatangani kontrak atau bukan ASN,” ujar Farhan dikutip.

Ia menyebut, langkah penghentian sementara CFD Buahbatu dilakukan semata-mata untuk memperbaiki tata kelola kegiatan. Pemkot tidak ingin persoalan administrasi dan penggunaan anggaran terus berlanjut tanpa penyelesaian yang jelas.

Baca Juga:Pemkot Bandung dan Stakeholder Mulai Benahi Kabel Udara Jalan Buahbatu, Wajah Kota Bakal Lebih Rapi

“Maka kita harus tata kelola ulang. Sampai tata kelola ulangnya saya setujui, maka CFD kita hentikan dulu,” katanya.

Meski demikian, Farhan mengaku memiliki harapan yang sama dengan masyarakat agar CFD Buahbatu dapat segera kembali digelar. Menurutnya, kegiatan tersebut selama ini memberikan manfaat yang besar bagi warga, baik sebagai ruang aktivitas masyarakat maupun sebagai penggerak ekonomi lokal.

Ia menilai CFD telah menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil, pedagang kaki lima, komunitas, hingga warga yang ingin berolahraga dan berinteraksi di ruang publik yang aman dan nyaman.

“Saya juga pengin CFD segera dilaksanakan kembali, insyaallah, karena itu sangat membantu perekonomian rakyat, baik di Buahbatu maupun di Dago,” ungkapnya.

Baca Juga:Satpol PP Kota Bandung Pastikan Tempat Hiburan Tutup Jelang Jumat Agung

Farhan mengatakan, keberadaan CFD tidak hanya memberikan dampak sosial, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan setiap akhir pekan. Karena itu, Pemkot Bandung ingin memastikan kegiatan tersebut dapat kembali berjalan dengan sistem yang lebih tertib dan transparan.

Selain menyiapkan reaktivasi CFD yang sudah ada, Pemkot Bandung juga mulai mengkaji kemungkinan membuka lokasi baru untuk kegiatan serupa. Salah satu kawasan yang dinilai memiliki potensi besar adalah area Alun-Alun Kota Bandung.

Menurut Farhan, kawasan pusat kota tersebut dapat menjadi ruang publik yang lebih hidup dan ramah bagi pejalan kaki apabila dikelola dengan baik.

Baca Juga:Tritan Point Jadi Saksi Sejarah, Hellprint United Day 9 Edisi ke-15 Sukses Mengguncang Bandung

“Sambil kita memikirkan juga, mungkin beberapa titik akan kita buka baru. Saya kepikiran alun-alun,” ujarnya. (*)