JuaraNews, Bandung – Flyover Nurtanio di Kota Bandung dipastikan rampung pada akhir 2025. Progres pembangunan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) saat ini sudah mencapai 65 persen.
Berdasarkan pantauan langsung tim ke lapangan beberapa hari terakhir, tampak para sejumlah pekerja terus mengebut proyek pembangunan. Targetnya, proyek pembangunan rampung pada akhir tahun ini.
Baca Juga:Pembangunan Flyover Dipercepat, Jalan Sekitar Nurtanio Ditutup 10 Hari
Perlu diketahui, pembangunan Flyover Nurtanio dirancang untuk membentang sepanjang 550 meter, menghubungkan Jalan Dr. Abdulrachman Saleh dengan Jalan L.M.U. Nurtanio (Jalan Garuda), dan melewati perlintasan sebidang rel kereta api di kawasan Andir, Kota Bandung.
Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan, proyek ini bertujuan mereduksi kemacetan kronis akibat pertemuan arus kendaraan dari empat arah serta tingginya frekuensi perjalanan kereta api di kawasan itu.
Selain mempermudah mobilitas baik barang, jasa, maupun manusia flyover juga diharapkan mengurangi angka kecelakaan di kawasan persimpangan rel.
Baca Juga:Atasi Kemacetan, Legislator Dorong Pembangunan Flyover Bojongsoang
Secara teknis, Flyover Nurtanio dibangun dengan pondasi bore pile dan rangka baja di bentang tengah untuk menjaga kekuatan konstruksi sekaligus meminimalkan gangguan terhadap aktivitas di bawahnya.
Setelah selesai, flyover ini akan memperlebar kapasitas jalan dari empat lajur menjadi enam lajur dan menghilangkan perlintasan sebidang mempercepat arus lalu lintas di Jalan Dr. Abdulrachman Saleh, Jalan Garuda, dan kawasan Andir.
Baca Juga:Pemprov Turun Tangan Atasi Kemacetan di Kabupaten Bandung, Flyover Bakal Dibangun di 2026
Dengan percepatan pengerjaan yang kini berada di kisaran 70%, proyek ini kian dekat dengan penyelesaian sesuai target akhir tahun 2025 — komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas, efisiensi mobilitas, dan keselamatan transportasi di kota Bandung. (Bas)







