JuaraNews, Bandung – Hj. Ratnawati, anggota DPRD Jawa Barat dari Dapil Jabar XII, mengadakan Reses III Tahun Sidang 2024-2025 di Balai Desa Suranenggala, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, dengan fokus utama membahas kebutuhan dan pengembangan infrastruktur di wilayah pesisir utara Jawa Barat.
Dalam pertemuan tersebut, Hj. Ratnawati menyampaikan bahwa pemerintah pusat tengah melaksanakan berbagai proyek infrastruktur strategis, salah satunya pembangunan giant sea wall atau tanggul raksasa di sepanjang Pantai Utara Jawa Barat. Proyek ini bertujuan melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan rob yang semakin mengkhawatirkan.
“Pembangunan giant sea wall ini sangat penting untuk menjaga stabilitas pantai dan mencegah kerusakan yang diakibatkan abrasi,” jelas Hj. Ratnawati.
Selain tanggul raksasa, aspirasi masyarakat mengenai perbaikan pintu air, saluran irigasi, dan infrastruktur pendukung lainnya juga menjadi perhatian serius. Proyek-proyek ini sudah masuk dalam tahap kajian dan pelaksanaan sebagai bagian dari prioritas nasional.
“Saya berkomitmen untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat, terutama di sektor irigasi dan pengendalian banjir,” tegasnya.
Warga Desa Suranenggala, melalui perwakilan Ujino, menyampaikan kebutuhan mendesak pembangunan dam dan saluran irigasi di wilayah timur Cilulung. Dampak rob yang membawa air laut ke lahan pertanian menyebabkan kerusakan dan kesulitan bagi petani setempat.
“Air laut masuk ke sawah saat musim rob, membuat tanah menjadi asin dan merusak tanaman,” ungkap Ujino.
Ia berharap pemerintah daerah dan provinsi segera merealisasikan pembangunan dam demi melindungi lahan pertanian dan tambak dari intrusi air laut.
“Kami berharap Ibu Dewan dapat memperjuangkan proyek ini agar kualitas air dan produksi pertanian tetap terjaga,” tambahnya. (Bas)







