banner 500x188

Ngatiyana Minta, Wilayah Perbatasan di Cimindi Bergabung dengan Kota Cimahi

Kota Cimahi belum dikatakan ideal menjadi sebuah Kota yang memiliki pusat pemerintahan sendiri.  Sebelumnya bagian dari Kabupaten Bandung.
Kota Cimahi belum dikatakan ideal menjadi sebuah Kota yang memiliki pusat pemerintahan sendiri.  Sebelumnya bagian dari Kabupaten Bandung.

JUARANEWS – Kota Cimahi memang belum dikatakan ideal menjadi sebuah Kota yang memiliki pusat pemerintahan sendiri.  Sebelumnya kota ini masih menjadi bagian dari Kabupaten Bandung.

Kemudian pada 29 Januari 1976 ditetapkan sebagai kota pada 21 Juni 2001 dan mempunya pemerintahan sendiri. Namun Cimahi hanya memiliki 3 kecamatan dan 15 kelurahan.

BACA JUGA: Jawa Barat jadi Pengguna Judi Online Tertinggi di 2025!

Kecamatan Cimahi tengah, Cimahi selatan dan Utara dengan total luas wilayah hanya 39,27 km² dan jumlah penduduk sebanyak 532.988 jiwa.

Tepatnya pada 20 Februari 2025 ada usulan yang mencuat ke permukaan. Dimana Wali Kota terpilih Ngatiyana menginginkan agar luas wilayah Kota Cimahi ditambah.

BACA JUGA: Polres Cimahi Bekuk 33 Tersangka Pengedar Narkotika

Ngatiyana akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Kota Bandung, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kawasan Cimindi yang wilayah berbatasan dengan Kota Bandung disebut-sebut ingin diambil alih oleh Kota Cimahi. Kawasan Cimindi dikenal padat. Industri dan pelaku usaha ada di kawasan itu.

BACA JUGA: Pengelolaan Sampah di Kawasan Komersial di Kota Bandung Belum Ada Solusi!

Belum lama ini Ngatiyana juga telah bertemu dengan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Dalam pertemuan tersebut, Ngatiyana meminta langsung agar wilayah perbatasan Cimindi diberikan kepada Kota Cimahi.

Akan tetapi, dalam pertemuan tesebut Farhan belum memberikan jawaban secara terbuka. Keduanya hanya membahas sejumlah langkah strategis antar daerah guna menyelaraskan arah pembangunan kawasan yang memiliki irisan kepentingan.

BACA JUGA: Pimpinan Ponpes Dilaporkan ke Polisi, Diduga Nilep Biaya Pemberangkatan Haji!

“Kita perlu koordinasi dan menyamakan persepsi, yang mana kita sudah punya MoU batas wilayah,’’ujar Ngatiyana dalam pertemuan itu.

Menurut Ngatiyana, permasalahan di perbatasan antara Kota Bandung dan Cimahi perlu penanganan bersama. Seperti pembangunan kolam retensi dengan mendorong BBWS.

Dalam pertemuan tersebut, Ngatiyana mengaku, Pemkot Bandung baru akan mempertimbangkan untuk memberikan wilayah Cimindi. Sehingga perlu pembahasan lebih lanjut.

BACA JUGA: Ungkap Peran Riantono Hembuskan Isu Bandung Poek untuk Pengadaan PJU

Menurut Ngatiyana, permintaan wilayah yang ada di Cimindi ini memiliki dasar kuat. Terlebih Kota Cimahi tidak sebanding dengan luas wilayah.

“Cimahi itu penduduknya padat, tapi wilayahnya kecil. Kami mohon barangkali bisa diberikan sebagian wilayah, minimal satu kecamatan,” ungkapnya. (edt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *