banner 500x188

Dukungan Bonus Pemkot Bandung Jadi Suntikan Motivasi Atlet NPCI Raih Prestasi di Peparda 2026

Ketua NPCI Kota Bandung Yadi Sofyan. (foto: dok npci kota bandung)

JuaraNews, Bandung – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 tingkat Kota Bandung di GOR Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (6/10/2026), menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan insan olahraga menghadapi berbagai agenda kompetisi.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian yakni Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026 yang akan berlangsung pada November mendatang.

National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kota Bandung, memastikan kesiapannya untuk menghadapi ajang tersebut. Ketua NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, menegaskan pihaknya membidik hasil maksimal sekaligus berupaya meraih gelar juara umum.

Yadi menilai dukungan Pemerintah Kota Bandung terhadap pembinaan olahraga, khususnya olahraga disabilitas, menjadi motivasi tambahan bagi para atlet.

Baca Juga: NPCI Kota Bandung Sambut Kunjungan Muara Enim, Jadi Momentum Uji Coba Jelang Peparda 

Menurutnya, perhatian tersebut menunjukkan adanya komitmen serius terhadap perjuangan atlet NPCI Kota Bandung untuk menghadapi Peparda 2026.

“Maknanya kita semakin jelas sekarang bahwa komitmen Wali Kota itu bagus untuk NPCI Kota Bandung. Saya sampaikan juga di sini bahwa kita NPCI Kota Bandung siap untuk memberikan yang terbaik, prestasi yang terbaik untuk Kota Bandung,” tegas Yadi Sofyan.

Lebih lanjut Yadi menuturkan, sejauh ini persiapan kontingen berjalan sesuai rencana dan tidak ada kendala yang dinilai dapat mengganggu persiapan atlet. Pihaknya meminta seluruh unsur yang terlibat tetap menjaga semangat dan fokus terhadap target yang telah ditetapkan.

“Untuk saat ini enggak. Apa pun kendalanya tetap kita harus semangat menjadi juara umum,” ujarnya.

Baca Juga: NPCI Muara Enim Apresiasi NPCI Kota Bandung, Datang untuk Berbagi Pengalaman Pembinaan

Selain dukungan dalam pembinaan, rencana pemberian bonus bagi atlet berprestasi yang disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dinilai Yadi dapat menjadi suntikan motivasi.

“Apalagi tadi Pak Wali bilang, beliau nanya Pak Kadis, ‘Siap memberikan bonus yang terbaik?’ Siap! Nah, itu mungkin jadi motivasi bagi kami untuk disampaikan ke atlet bahwa nanti akan diberikan bonus yang terbaik dari Kota Bandung apabila ada atlet yang berprestasi,” ungkapnya.

Waktu persiapan yang tersisa menjelang pelaksanaan Peparda 2026, akan dimanfaatkan NPCI Kota Bandung untuk meningkatkan intensitas latihan.

Yadi meminta para atlet lebih serius dan disiplin menjalani program latihan, sekaligus menjaga kondisi fisik serta mental agar siap menghadapi pertandingan.

“Kita tetap akan mengintensifkan latihan. Kita di sisa waktu yang sempit ini akan motivasi atlet untuk bersungguh-sungguh berlatih dalam kondisi apa pun,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan atlet agar tidak larut dalam berbagai keterbatasan yang mungkin muncul selama masa persiapan. Menurutnya, fokus utama harus diarahkan pada target pertandingan dan mengukir prestasi.

“Saya tanamkan ke atlet, lihatlah ke depan. Karena Peparda itu bukan akhir dari prestasi mereka. Ini adalah awal untuk mereka menuju ke Peparnas, ke ASEAN Para Games, ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Yadi menambahkan, Peparda bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga bagian dari proses pembinaan jangka panjang atlet disabilitas Kota Bandung.

Pengalaman dan tantangan yang dihadapi selama Peparda diharapkan menjadi bekal bagi atlet untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi.

“Jadi kendala-kendala pun yang sekecil apa pun, sebesar apa pun harus kita hadapi, bahwa atlet itu harus siap tempur,” jelasnya.

Dengan waktu pelaksanaan Peparda 2026 yang semakin dekat, NPCI Kota Bandung berkomitmen menjaga konsistensi latihan dan motivasi para atlet. Selain itu, target juara umum diharapkan bisa diwujudkan melalui kerja keras atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan Pemerintah Kota Bandung.