JuaraNews, Cirebon – Pelestarian budaya tak cukup hanya dengan menjaga peninggalan sejarah. Budaya harus terus dihidupkan melalui keterlibatan masyarakat.
Semangat itu dibawa Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati, saat menggelar Sapa Warga Berbasis Budaya di kawasan bersejarah Goa Sunyaragi, Kota Cirebon.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Ratnawati untuk menyapa masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Cirebon.
Baca Juga: GPM di Goa Sunyaragi: Ratnawati dan Herman Khaeron Turun Langsung Layani Warga
Suasana semakin hangat dengan hadirnya Anggota DPR/MPR RI Fraksi Partai Demokrat, H. Herman Khaeron. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemajuan kebudayaan daerah sekaligus pentingnya menjaga warisan budaya agar tetap relevan bagi generasi mendatang.
Sapa Warga Berbasis Budaya tidak hanya diisi dengan pertemuan dan dialog. Seni tari tradisional turut dihadirkan sehingga kegiatan berlangsung dalam suasana yang lebih dekat dengan masyarakat.
Melalui pendekatan budaya tersebut, Ratnawati ingin membangun ruang komunikasi yang tidak hanya membahas persoalan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.
Baca Juga: Ratnawati Ajak Warga Jaga Budaya sebagai Pondasi Pembangunan dan Kebersamaan
Menurutnya, budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat. Nilai-nilai budaya yang tumbuh di tengah masyarakat juga dapat menjadi kekuatan untuk memperkokoh semangat nasionalisme dan religiusitas.
“Pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat sebagai pemilik sekaligus pewaris kebudayaan,” ungkap Ratnawati.
Goa Sunyaragi yang menjadi lokasi kegiatan pun memberikan makna tersendiri. Situs bersejarah tersebut menjadi pengingat bahwa warisan budaya harus terus dirawat, dikenalkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi menjadi bagian penting dari jati diri masyarakat. Karena itu, melalui Sapa Warga Berbasis Budaya ini, saya ingin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga, merawat, dan meneruskan kearifan lokal kepada generasi berikutnya.” pungkasnya. (dsp)







