banner 500x188

Vanessa Angelina Ukir Prestasi di DBL West Java-East 2026, Sabet Gelar Most Favorite Dancer

Vanessa Angelina Ukir Prestasi di DBL West Java-East 2026, Sabet Gelar Most Favorite Dancer. (foto:juaranews/rahman)
Vanessa Angelina Ukir Prestasi di DBL West Java-East 2026, Sabet Gelar Most Favorite Dancer. (foto:juaranews/rahman)

JuaraNews, Bandung – Prestasi membanggakan diraih Vanessa Angelina Diharja, siswi SMA Santa Angela Bandung ini terpilih sebagai sebagai Most Favorite Dancer Developmental Basketball League (DBL) West Java-East 2026.

Penghargaan tersebut menjadi pencapaian spesial bagi Vanessa, karena tahun ini merupakan tahun ketiganya mengikuti kompetisi dance di ajang DBL. Sebelumnya, ia meraih juara kedua pada tahun keduanya.

Gadis kelahiran Bandung 21 Mei 2009 ini mengaku tidak menyangka bisa kembali meraih prestasi tersebut, apalagi ini tahun terakhirnya sebagai siswi SMA.

“Sebenarnya enggak nyangka banget, apalagi aku bisa 2 tahun berturut-turut memenangkan. Sebenarnya 3 tahun, cuman yang tahun pertama itu juara pertama, terus tahun kedua itu juara kedua, dan tahun ketiga sekarang aku juara pertama lagi,” kata Vanessa usai Awarding DBL 2026 di GOR Bandung Arena, Kota Bandung, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Tampil Perkasa, UNS Solo Sabet Dua Gelar Juara The Nationals 2026

Vanessa menceritakan awal mula menekuni dunia dance, yakni ketika masih duduk di bangku kelas 2 SD. Kecintaannya terhadap dance terus dijalani termasuk saat pandemi Covid-19 dan hingga saat ini bersama dancer Chronicles.

“Aku semenjak kelas 2 SD aku udah mulai suka sama dunia dance, karena emang kayaknya aku menemukan bakat aku di situ. Jadi aku lanjut terus sampai pas Corona juga aku masih latihan terus, dan sekarang bisa ikut DBL dan bisa juara Most Favorite Dancer,” ucap ketua Chronicles ini.

Dalam penampilannya bersama Chronicles SMA Santa Angela Bandung di DBL West Java-East 2026, Vanessa dan tim mengusung tema yang sejalan dengan konsep DBL, yakni 100 persen Indonesia dan dilatih oleh Rizky Agung dari Kambing’s Project .

“Konsep yang dibawain di event ini adalah tema dari DBL-nya itu 100 persen Indonesia, namun tim kami membawa konsep Garuda. Garuda sebagai semboyan,” ujar Vanessa.

Baca Juga: BINUS Kampiun Regional Bandung, Siap Tantang Juara Semarang di The Nationals

Dukungan Keluarga

Yudi Diharja bersama putrinya Vanessa Angelina Diharja. (foto: juaranews/rahman)

Siswi kelas 3 SMA Santa Angela ini mengatakan, darah seni mengalir dari sang ayah. Selain itu, pencapaiannya saat ini tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama kedua orang tua yakin Yudi Diharja dan Isye Setyasih Trisula serta kakaknya.

“Kemenangan ini yang pasti buat keluarga, Papa, Mama, dan Kakak,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besarnya, termasuk om, tante, kakek, nenek, oma, opa, serta teman-temannya yang turut memberikan dukungan dan ikut melakukan voting dalam Most Favorite Dancer DBL 2026.

Vanessa memastikan dunia dance tidak akan ditinggalkannya jika sudah lulus SMA. Ia berencana tetap mengikuti kegiatan dance di kampusnya nanti.

“Untuk dance ini, mungkin kalau aku nanti masuk kuliah ke universitas mana pun pasti aku bakal ikutan ekskul dance-nya, akan melanjutkan. Soalnya sayang banget kalau enggak dilanjutin,” ucapnya.

Meski memiliki prestasi di dunia dance, Vanessa menyebut cita-cita utamanya adalah menjadi seorang pebisnis.

Chronicles SMA Santa Angela Bandung. (foto: juaranews/chronicles)

Sementara itu, dukungan penuh juga diberikan sang ayah, Yudi Diharja, sosok yang tak asing dalam dunia olahraga Jawa Barat. Ia pernah menjadi manajer pada PORDA 2014 dan PON 2016.

Ia juga sempat menjabat ketua KKI Kushin Ryu M karatedo Indonesia Jabar periode 2019 – 2023 dan saat ini masih tercatat waketum Federasi Olah Raga Karate Indonesia ( Forki Jabar) 2023 – 2027.

Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut, kini menjadi sosok yang turut memberikan dukungan dari belakang layar bagi perjalanan Vanessa.

“Sebenarnya saya hanya orang tua hanya support saja ya. Jadi biarlah dia ngalir. Ini masa muda, masa emas dia, supaya dia bisa berkembang buat kedepannya,” ungkapnya.

“Jadi orang tua tugasnya hanya support saja. Buat saya yang penting kedepannya buat jadi modal Vanessa lebih baik, lebih percaya diri, lebih disiplin, gitu aja,” kata Yudi menambahkan.

Sebagai seorang ayah, Yudi mengaku bangga melihat putrinya mampu berprestasi melalui dunia dance. Menurutnya, pengalaman dan prestasi yang diraih tersebut menjadi bekal penting untuk kehidupannya di masa depan.

Selain itu, Yudi juga berpesan kepada putrinya agar terus berprestasi, disiplin, dan bekerja keras meraih cita-cita.