JuaraNews, Bandung – Sebuah aksi tak biasa di tengah gelaran The Sounds Project menjadi sorotan di media sosial. Dalam video yang beredar, seorang pengunjung terlihat membaca Al-Qur’an dengan imbalan minuman keras (miras), sehingga memicu beragam reaksi dari warganet.
Dalam rekaman tersebut, aksi membaca Al-Qur’an dilakukan di tengah suasana festival musik yang berlangsung meriah. Peristiwa itu kemudian ramai diperbincangkan karena dianggap mempertemukan aktivitas ibadah dengan konsumsi minuman beralkohol dalam konteks yang tidak semestinya.
Baca Juga:8 Nyawa Melayang akibat Miras Oplosan, Empat Penjual Diciduk Polisi
Potongan video tersebut menuai komentar beragam. Sebagian warganet mempertanyakan alasan dan konteks aksi tersebut, sementara lainnya menilai tindakan itu tidak pantas dan berpotensi menyinggung sensitivitas keagamaan.
Hingga berita ini ditulis, konteks lengkap mengenai aksi tersebut, termasuk identitas orang yang terlibat dan apakah kejadian itu merupakan bagian dari aktivitas resmi festival atau aksi pribadi pengunjung, masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa konten yang direkam dan diunggah ke media sosial dapat dengan cepat menyebar serta menimbulkan kontroversi, terutama ketika menyangkut simbol dan praktik keagamaan.
Kepolisian memastikan kasus tersebut sedang didalami
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Maryati Jonggi, mengatakan Unit Reskrim Polsek Pademangan telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara jelas bagaimana tantangan tersebut berlangsung dan siapa saja pihak yang terlibat.
Baca Juga:Hj. Ratnawati Ajak Masyarakat Budayakan Literasi di Hari Buku Nasional
“Unit Reskrim Polsek Pademangan sedang melakukan penyelidikan,” ujar Maryati, Selasa (11/8/2026).
Polisi juga menyatakan akan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami kejadian tersebut. (*)







