JuaraNews, Bandung – Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional C, Wali Kota Bandung Utama Open tahun 2026 siap digelar pada 10 hingga 15 Agustus 2026.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, membuka langsung Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional C dalam acara Gala Dinner di Pendopo, Kota bandung, Minggu (9/8/2026) malam.
Farhan mengatakan, Kota Bandung memiliki komitmen untuk selalu menjadi tuan rumah berbagai macam event olahraga level lokal hingga internasional.
“Sebagai sebuah kota kreatif, kita sudah terkenal dengan berbagai macam pertunjukan, industri kreatif, karya seni, dan lain-lain,” kata Farhan.
Baca Juga: Audisi Umum PB Djarum 2026: Dari Sumatra hingga Sulawesi, Perburuan Talenta Super Kian Meluas
“Nah, sebagai kota yang diisi oleh para juara — City of Champions, Kota Bandung juga harus tetap mempertahankan tradisi itu,” ungkap menambahkan.
Lebih lanjut Farhan menuturkan, Kejuaraan ini bagian dari rangkaian pembinaan dari PB PBSI, selain ini juga merupakan hasil diskusi yang singkat tapi langsung berjalan bersama dengan Pengurus PB PBSI, pengurus Kota PBSI, dan juga dengan KONI.
“Di Kota Bandung sebetulnya talenta sudah ada, tinggal kita melihat perkembangan. Nah, tadi saya diskusi dengan pengurus provinsi juga, bahwa Pengprov PBSI sekarang sedang mengembangkan untuk AI berbasis data, data para atlet,” ujarnya.
“Nah, ini mudah-mudahan sih dalam waktu sebulan kita sudah bisa mendapatkan hal itu. Itu sebagai pengembangan sports science sesuai dengan desain besar olahraga di UPI dan di ITB,” jelas Farhan.
Baca Juga: Gelar Rapat Koordinasi, KONI Jabar Matangkan Persiapan PORPROV XV 2026

Sementara itu, Kadispora Kota Bandung yang juga Ketua Pengcab PBSI Kota Bandung Sigit Iskandar berharap Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional C (Sirnas C) ini menjadi pemacu semangat bagi para atlet, terutama yang akan tampil di Porprov.
“Selanjutnya, ingin memasyarakatkan kembali olahraga bulutangkis di masyarakat. Karena memang di Kota Bandung ini masih kurang. Karena salah satu tugas Dispora kan memang untuk mengaktifkan masyarakat Kota Bandung untuk berolahraga,” ucapnya.
Sebagai City of Champions dan Bandung Kota Event, ajang Sirnas C Wali Kota Bandung Utama Open 2026 menurutnya menjadi salah satu bentuk implementasi dari visi tersebut.
“Tentu masuk. Karena tadi Bandung ini diangkat oleh Pak Wali itu ‘Bandung City of Champion’, juga ‘Bandung Kota Event’. Nah, itu kan oleh kita harus dijabarkan,” katanya.
“Bagaimana penjabarannya? Yang pertama tentunya, salah satunya ini. Sirnas C kita tarik, yang tadinya kan tidak ada. Kita Alhamdulillah ada. Begitupun di cabor-cabor yang lain,” jelasnya.
Menurutnya, pada tahun kemarin Kota Bandung bisa menarik lebih dari 500.000 orang ke Bandung dalam evnt olahraga, baik fun run dan cabor yang lainnya
“Alhamdulillah ini kan bisa mendongkrak PAD dan juga ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Masih di lokasi yang sama, Ketua Panitia Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional C Wali Kota Bandung Utama Open 2026, Deris Maulana, menuturkan status kejuaraan ini mengalami peningkatan.
“Pertama yang ingin disampaikan adalah Sirnas C ini merupakan Kejuaraan Bulutangkis Wali Kota Bandung Utama Open yang statusnya berubah menjadi Sirkuit Nasional. Artinya, poin ranking-nya tercatat di nasional,” katanya.
Jumlah peserta yang sudah entries untuk mengikuti kejuaraan ini sebanyak 1.405 orang. Setelah diverifikasi oleh keabsahan pusat dan tim dari referee di pusat, menjadi 1.244 peserta dan sebanyak 1.208 players yang terdiri dari 209 klub yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Klub pendaftar terbanyak ada di Kabupaten Bandung Barat, yaitu PB Taki Arena Badminton Academy sebanyak 109 atlet. Kota Bandung yang mendaftar ada 15 klub dengan jumlah atlet 231. Artinya, Kota Bandung selaku tuan rumah sebagai pendaftar dengan jumlah atlet terbanyak,” tegasnya.
“Seperti harapan Kadispora dan Ketua Umum Pengcab PBSI Kota Bandung, yakni bisa memecahkan rekor dengan jumlah pendaftar terbanyak, seperti halnya yang dilakukan oleh Piala Kajati kemarin sebanyak 2.300 lebih,” ujarnya.
Sementara itu, kejuaraan ini mempertandingkan 21 nomor atau kategori, mulai dari usia dini hingga taruna. Selain itu, GOR Bandung dan GOR Lodaya akan menjadi venue pertandingan.







