banner 500x188

Farhan, Mitigasi Penumpukan Sampah dan Lonjakan Wisatawan

Pemkot Bandung tengah memetakan dampak penerapan transportasi Bus Rapid Transit (BRT). Termasuk mematangkan persiapan infrastruktur BRT
Pemkot Bandung tengah memetakan dampak penerapan transportasi Bus Rapid Transit (BRT). Termasuk mematangkan persiapan infrastruktur BRT

JuaraNews, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan penanganan sampah musim Lebaran ini baru mencapai 60 persen dari target 70 persen TPS kosong.

Sebagai mitigasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan penutupan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) sepanjang Senin (31/3/2025).

“TPS akan kita tutup dulu tidak menerima sampah sampai sore. Nanti setelah sore baru dibuka untuk menerima sampah,” ujar Farhan usai Salat Idulfitri di Masjid Agung Al Ukhuwah.

Farhan mengungkapkan, dengan lonjakan pendatang yang mudik ke Kota Bandung serta wisatawan yang berkunjung ini, diprediksi terjadi peningkatan produksi sampah.

“Contohnya semalam itu 25-30 persen, seperti di Cicadas yang biasanya ha

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan penanganan sampah musim Lebaran ini baru mencapai 60 persen dari target 70 persen TPS kosong. 
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

nya 2 rit menjadi 3 rit. Ini karena banyak timbunan sampah baru yang dibuang pinggir jalan,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Alokasikan 2 Hektar Lahan untuk Sekolah Rakyat

Atas hal itu, Farhan mengajak kepada masyarakat untuk memilah sampah mulai dari rumah dan tidak boleh di buang di pinggir jalan.

“Kita harap masyarakat bisa mengolah sampah mulai dari sumbernya,” ungkap Farhan.

Terkait lonjakan wisatawan, Farhan menyampaikan, Kota Bandung sangat terbuka untuk wisatawan yang datang.

“Lonjakan wisatawan itu kita tidak bisa menahan. Kita siap untuk bisa menerima wisata dengan baik,” tuturnya.

Menurutnya dalam waktu 7 hari kedepan diperkirakan akan meningkatkan sebanyak 1 juta wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung.

“Dalam 7 hari kedepan akan ada 1 juta wisatawan. Baik itu yang menginap atau tidak serta menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi publik,” ujarnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *