banner 500x188

Aksi Peduli Jurnalis Ju’e: Hampers Lebaran untuk Pejuang Nafkah di Perantuan

Aksi Peduli Jurnalis Ju’e: Hampers Lebaran untuk Pejuang Nafkah di Perantuan
Aksi Peduli Jurnalis Ju’e: Hampers Lebaran untuk Pejuang Nafkah di Perantuan. (Foto:Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Komunitas Jurnalis Ju’e membagikan parsel kepada pedagang perantau yang tidak mudik di kawasan Cibeunying, Kota Bandung, Minggu (15/3/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan tersebut menyasar pedagang kaki lima dan pekerja informal yang tetap berjualan di tengah arus mudik. Para jurnalis mendatangi langsung lokasi-lokasi tempat pedagang beraktivitas, lalu menyerahkan parsel kepada mereka yang dinilai membutuhkan.

Baca Juga:Suasana Pagi Pasar Sadangserang, Warga Berburu Ikan Segar untuk Kebutuhan Harian

Koordinator kegiatan Jurnalis Ju’e, Rizal Fadillah, mengatakan pembagian parsel ini merupakan upaya sederhana untuk berbagi kebahagiaan dengan para pedagang perantau yang tidak pulang kampung.

“Banyak pedagang di sini yang merantau dan memilih tetap berjualan menjelang Lebaran. Kami ingin berbagi kebahagiaan kecil agar mereka juga bisa merasakan suasana kebersamaan,” kata Rizal.

Menurut dia, kegiatan ini menjadi cara jurnalis hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga lewat aksi nyata.

Baca Juga:Komisi IV DPRD Jabar Tinjau Kesiapan Jalan Provinsi Jelang Arus Mudik Lebaran

Rizal menjelaskan, komunitas Jurnalis Ju’e memiliki makna filosofis, yakni jujur dan eling. Nilai tersebut menjadi pengingat bagi para wartawan untuk tetap berpegang pada kejujuran dalam menyampaikan informasi, sekaligus sadar akan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, jurnalis pada dasarnya tidak hanya bertugas mencari, mengumpulkan, dan menyebarkan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari lingkungan sosial yang harus memiliki kepedulian.

Sejumlah pedagang yang menerima parsel tampak terharu. Bagi mereka, perhatian tersebut menjadi suntikan semangat untuk tetap bekerja meski jauh dari keluarga saat momen Lebaran.

Salah satu penerima, Dede Saefudin (47), mengaku tidak bisa mudik tahun ini karena harus tetap berjualan demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Baca Juga:Penumpang Angkutan Lebaran Diprediksi Naik 10–15 Persen

“Saya tidak mudik karena harus tetap cari nafkah. Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Setidaknya, ada yang peduli dan kami bisa merasakan suasana Lebaran meski di sini,” ujar Dede.

Hal serupa disampaikan Entis Sutisna (46). Ia mengaku terkejut sekaligus senang saat menerima parsel dari para jurnalis.

“Tidak menyangka ada yang datang memberi perhatian seperti ini. Kami di perantauan sering merasa sendiri, jadi bantuan ini membuat hati hangat,” kata Entis.

Melalui kegiatan ini, Jurnalis Ju’e berharap kebahagiaan sederhana dapat dirasakan para pedagang perantau di Kota Bandung. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa nilai kejujuran dan kepedulian sosial yang dipegang jurnalis tidak hanya diwujudkan melalui tulisan, tetapi juga melalui aksi nyata di tengah masyarakat. (*)