JuaraNews, Bandung – PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jabar secara resmi melepas keberangkatan 250 pemudik dalam program bertajuk ‘Mudik Aman Berbagi Harapan’ di halaman PT Pegadaian Kanwil X Jabar, Jalan Pungkur Kota Bandung, Selasa (17/3/2026) pagi.
Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Tepat pukul 08.00 WIB, sebanyak 5 armada bus yang membawa 250 peserta diberangkatkan secara serempak.
Program mudik gratis ini menyasar 3 kota besar sebagai tujuan utama, yakni Yogyakarta, Surabaya, dan Palembang, guna membantu masyarakat bertemu keluarga di kampung halaman dengan cara yang lebih aman dan terorganisir.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jabar Eko Supriyanto menyatakan program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud kepedulian perusahaan terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa-masa krusial seperti musim mudik.
“Melalui program ‘Mudik Aman Berbagi Harapan’ ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan perasaan tenang. Kami memahami bahwa keselamatan adalah prioritas utama, itulah sebabnya kami memfasilitasi armada bus yang layak jalan serta pendampingan penuh di setiap bus,” ujar Eko Supriyanto.
“Langkah ini juga merupakan upaya kami dalam mendukung pemerintah untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya bagi para pengguna kendaraan roda dua,” sambungnya.
Menurut Eko, progam Mudik Gratis ini sudah berjalan untuk kelima kalinya yang merupakan program dari kantor pusat Pegadaian yang bekerja sama dengan Kementerian BUMN dan Danantara. “Kita menyelenggarakan mudik ini ada di 12 kantor wilayah secara serentak hari ini berangkat bersama-sama,” jelas Eko.
Untuk menjamin kenyamanan penumpang, PT Pegadaian telah membagi armada ke dalam tiga rute strategis:
1. Yogyakarta (2 Bus / 100 Peserta): Menempuh jalur selatan melewati Tasikmalaya, Ciamis, hingga masuk ke jantung Kota Gudeg melalui Purworejo dan Wates.
2. Surabaya (2 Bus / 100 Peserta): Mengambil rute Tol Pantura, melintasi kota-kota besar di Jawa Tengah seperti Semarang dan Solo sebelum berakhir di Surabaya.
3. Palembang (1 Bus / 50 Peserta): Menyeberangi Selat Sunda via Merak-Bakauheni dan melintasi Jalur Lintas Sumatera menuju Palembang.

Membantu Meringankan Beban Para Pemudik
Setiap armada didampingi oleh panitia khusus yang bertugas memastikan kebutuhan peserta terpenuhi serta memantau standar keselamatan selama perjalanan berlangsung. Selain memberikan kaus yang dipakai peserta serta bingkisan, pihak Pegadaian juga menyiapkan sekadar untuk berbuka puasa di perjalanan.
Kegembiraan terpancar dari wajah para peserta, salah satunya Wiwik (45), seorang ibu rumah tangga yang hendak mudik ke Solo bersama suami dan 3 anaknya, mengaku terbantu dengan adanya program dari Pegadaian ini. Wiwik sendiri sudah 4 kali mengikuti mudik gratis bersama Pegadaian tersebut. Ia menyebutkan, harga tiket bus menuju Solo biasanya mencapai Rp400 ribu saat mudik Lebaran seperti ini. Sedangkan ia mudik sekeluarga sebanyak 5 orang.
Baca Juga: Rezeki Ramadan, Nasabah Pegadaian Menang Emas Batangan 124 Gram di Undian Badai Emas
Dengan adanya program dari Pegadaian tersebut, ia dan keluarganya bisa mengalokasikan dana mudik tersebut ke kebutuhan lain untuk merayakan Lebaran di kampung halaman. “Alhamdulillah, saya merasa sangat terbantu. Ini yang keempat kalinya ikut mudik gratis dari Pegadaian,” ucap Wiwik.
Wiwik pun menilai fasilitas yang diberikan Pegadaian dalam program mudik gratis ini sangat bagus setiap tahunnya. “Busnya bagus, fasilitasnya nyaman, dan anak-anak juga senang, dan yang pasti kami sekeluarga merasa tenang mudik bersama Pegadaian. Harapannya semoga saja ada juga program mudik baliknya dari Solo ke Bandung” ujarnya.
Dengan pelepasan ini, PT Pegadaian berharap seluruh peserta dapat sampai di tujuan dengan selamat dan dapat merayakan momen kebersamaan bersama keluarga tercinta dengan penuh kebahagiaan. (den)







