banner 500x188

Tragis! Siswa SMAN 5 Bandung Tewas di Cihampelas, Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Pelajar

Sekelompok pelajar diduga mengeroyok seorang siswa dari SMAN 5 Bandung di Jalan Cihampelas, Bandung, pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.
Gambar ilustrasi

JuaraNews, Bandung – Aksi kekerasan antar pelajar kembali merenggut korban jiwa di Kota Kembang. Sekelompok pelajar diduga mengeroyok seorang siswa dari SMAN 5 Bandung di Jalan Cihampelas, Kecamatan Coblong, Bandung, pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.

Kejadian tersebut menyita perhatian masyarakat setelah video insiden itu menyebar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan sekelompok pelajar mengeroyok seorang siswa di pinggir jalan yang masih dipadati kendaraan.

Dalam video yang beredar, korban terlihat terjatuh dan terkapar di tepi jalan setelah menerima pukulan dan tendangan dari sejumlah pelajar. Warga di sekitar lokasi tampak kaget menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga: Teras Cihampelas akan Direnovasi, Pemkot Bandung Siapkan Skema Perawatan Baru

Berdasarkan informasi yang beredar, korban mengalami luka berat akibat pengeroyokan. Ia disebut meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Kapolsek Coblong, Riki Erickson, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan yang menewaskan seorang pelajar di kawasan Jalan Cihampelas.

Menurutnya, insiden tersebut terjadi pada Jumat (13/3/2026) menjelang tengah malam hingga Sabtu (14/3/2026) dini hari. Polisi menduga peristiwa itu berkaitan dengan aksi tawuran antar pelajar dari dua sekolah berbeda.

Baca Juga: Viral Video Asusila di Teras Cihampelas, Satpol PP Bandung Tingkatkan Sidak

Korban Diduga Dikeroyok Siswa Sekolah Lain

“Dugaan sementara, siswa dari SMAN 5 Bandung dikeroyok oleh pelajar dari SMAN 2 Bandung,” ujar Riki saat dikonfirmasi, Sabtu.

Ia juga memastikan bahwa dalam kejadian tersebut satu orang pelajar meninggal dunia. “Korban yang meninggal dunia merupakan siswa dari SMAN 5 Bandung,” katanya.

Saat ini, kasus dugaan tawuran yang berujung maut tersebut telah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung guna mengungkap kronologi lengkap serta pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut. Polisi juga tengah menelusuri rekaman video yang beredar sebagai bagian dari proses penyelidikan. (dsp)