JuaraNews, Bandung – Baturaden menawarkan kesejukan sekaligus pengalaman di mana batas antara keindahan duniawi dan legenda gaib seolah menipis.
Telaga Sunyi, sesuai namanya, menjadi oase ketenangan dengan air biru kehijauan yang jernih. Di balik permukaan airnya yang tenang, masyarakat menceritakan rangkaian kisah mistis yang melegenda secara turun-temurun.
Telaga Sunyi berada di kawasan asri dengan udara pegunungan yang segar dan menarik mereka yang ingin menenangkan pikiran atau bertapa.
Keasrian alam memadukan rimbunnya pepohonan dengan gemericik air terjun kecil yang syahdu.
Warga setempat menegaskan bahwa tempat ini bukan sekadar destinasi wisata biasa, melainkan kawasan sakral yang menuntut tata krama tinggi.
Pantangan dan Legenda Sang Putri
Keindahan Telaga Sunyi diiringi aturan tak tertulis yang dijaga ketat oleh warga. Pengunjung tidak boleh berkata kasar atau berperilaku buruk.
- Pusaran Air Misterius: Masyarakat mempercayai bahwa mereka yang melanggar pantangan akan terseret pusaran air yang muncul tiba-tiba.
- Mitos Pasangan: Pasangan yang datang ke telaga berisiko mengalami pertengkaran hebat hingga perpisahan, menurut kepercayaan setempat.
- Sosok Penunggu: Legenda menyebut sosok Putri Kerajaan menghuni telaga karena dihukum akibat sifat buruknya di masa lalu. Ia akan menghukum siapa pun yang bersikap tidak sopan di wilayahnya.
Beberapa pengunjung mengaku melihat sosok wanita cantik di atas batu dan buaya putih yang berperan sebagai pengawas tak kasat mata di telaga ini.
Meski diselimuti misteri, pencinta alam tetap mengunjungi Telaga Sunyi. Untuk pengalaman aman dan berkesan, perhatikan hal berikut:
Aspek Catatan Penting
- Keamanan: Kedalaman telaga mencapai 5 meter dengan arus bawah yang kuat.
- Etika: Jaga lisan dan perbuatan; hindari berkata kotor atau tidak sopan.
- Waktu Terbaik: Pagi hingga siang hari agar dapat menikmati kejernihan air secara maksimal.
Telaga Sunyi di Dusun III Kalipagu, Desa Limpakuwus, Banyumas, Jawa Tengah, menegaskan bahwa keindahan alam adalah anugerah, sementara misterinya menjaga kesucian alam. (dsp)







