JuaraNews, Bandung – Kehadiran striker asal Spanyol, Sergio Castel membawa angin sengar untuk ketajaman lini depan Persib Bandung yang berlaga di kompetisi Super League dan AFC Champions Two (ACL 2) 2025-2026.
Namun kedatangan legiun asing yang menggantikan posisi William Marcilio tersebut bukannya tidak menimbulkan masalah. Pasalnya, dengan masuknya Castel, kini Persib Bandung memiliki 12 pemain asing, sementara sesuai regulasi operator Super League, i-League, setiap klub hanya diperkenankan mendaftarkan maksimal 11 pemain. Dari 11 pemain tersebut, hanya 8 orang yang boleh diturunkan dalam sebuah pertandingan.
Sebelumnya di kubu Maung Bandung telah ada 10 pemain asing. Mereka adalah kiper Adam Frzybek, Patricio Matricardi, Julio Cesar, Frans Putros, dan Federico Barba di lini pertahanan. Lalu Rosembergne ‘Berguinho’ da Silva dan Luciano Guaycochea yang mengisi lini tengah. Selanjutnya di posisi penyerang, ada Uilliam Barros Pereira, Andrew Jung, dan Ramon ‘Tanque’ de Andrade Souza. Selanjutnya masuk pemain anyar Layvin Kurzawa, dan menyusul Sergio Castel pada bursa transfer paruh musim lalu.
Hal itu pun memunculkan rumor, bahwa Persib Bandung bakal mencoret salah satu pemain asingnya. Dan satu-satunya nama yang mencuat yakni kiper asal Wales, Adam Przybek. Namun menyiasati kondisi tersebut, Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak pun mengambil keputusan berani yang tidak biasa. Coach Hodak tak mau mendekap Przybek. Ia tetap dipertahankan hingga akhir musim 2025-2026 ini.
Baca Juga: Persib Bandung Boyong 22 Pemain ke Markas Ratchaburi, Ini Daftarnya
Adam Przybek Diproyeksikan Main di ACL 2
Hodak mengungkapkan, memang sesuai regulasi pihaknya hanya bisa mendaftarkan 11 pemain di Super League. Namun untuk ACL 2, regulasinya berbeda, setiap klub bebas mengunakan pemain asing tanpa ada batasan kuota. Karena itu, pelatih asal Kroasia ini memutuskan, tetap mempertahankan Przybek yang di proyeksikan bermain di kompetisi Asia.
Namun kiper yang pernah membela timnas Wales di kelompok umur tersebut tidak bisa lagi bermain di Super League, karena tidak masuk dalam daftar 11 pemain yang di daftarkan ke i-League. Posisinya telah di gantikan oleh Sergio Castel
Untuk Super League, Persib Bandung yang tengah memimpin klasemen sementara hingga Pekan 20 ini, Coach Hodak tetap mengandalkan Teja Paku Alam sebagai kiper utama. Pasalnya, pemain asal Sumatera Barat tersebut sedang on fire, dengan mencatatkan clean sheet dalam 4 laga terakhir Persib.
“Karena pada dasarnya Teja dalam performa yang fantastis jadi kami tidak mau menggantinya. Dia dalam 5-6 pertandingan ada dalam performa terbaik. Fitrah (Maulana) juga bagus sehingga bisa bermain di Liga. Dan untuk di Liga Champions, Adam masih bisa bermain dengan kami,” ungkap Hodak, dikutip laman resmi klub.
Baca Juga: Persib Bandung Catatkan 5 Kali Clean Sheet, Teja: Itu Berkat Kerja Keras Semua
Daftarkan Made Wirawan sebagai Pemain di Super League
Keputusan tersebut ternyata pun menimbulkan persoalan baru. Pasalnya, stok kiper senior yang bisa di daftarkan ke i-League, terbatas. Saat ini praktis hanya Teja dan Fitrah yang selalu masuk daftar susunan pemain. Sebenarnya Persib sendiri masih memiliki kiper keempat, yakni Muhammad Rhaka Syafaka Bilhuda. Namun kiper jebolan Akademi Persib tersebut terlalu belia dan belum ada pengalaman bermain di kompetisi kasta tertinggi. Maklum usianya baru 18 tahun yang lebih sering memperkuat tim Persib U-21. Sementara sebuah klub minimal harus memiliki 3 kiper yang siap diturunkan kapan saja.
Baca Juga: Usai Tekuk Malut, Persib Bandung Langsung Fokus hadapi Ratchaburi FC di ACL 2
Menyikapi hal tersebut, Coach Hodak pun kembali mengambil keputusan berani. Hodak memutuskan mendaftarkan Asisten Pelatih Kiper, I Made Wirawan sebagai kiper keempat menggantikan Adam Przybek. Nama Made yang berusia 44 tahun ini pun telah resmi terdaftar sebagai pemain Persib di Super League 2025-2026, untuk setengah musim ke depan.
Legenda hidup yang turut mengantarkan Persib menjuarai Liga 1 2014 tersebut kini akan berperan ganda sebagai pelatih sekaligus penjaga gawang atau coach player. Made sendiri telah menyatakan pensiun sejak musim 2022-2023 lalu, dan terakhir mengawal gawang Maung Bandung pada laga kontra Persikabo 1973 di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, 15 April 2023.
Bojan Hodak mengungkapkan, keputusan ini murni merupakan kebutuhan timnya. Dia mengaku kesulitan mencari kiper berkualitas di jendela transfer tengah musim ini. “Karena kami memiliki 3 kiper, kami harus memiliki 4. Sekarang adalah saat terakhir untuk mendaftarkan penjaga gawang, dan tidak mudah untuk menemukan penjaga gawang yang bagus pada waktu ini,” kata Hodak.
Meski sudah cukup lama tidak berkompetisi secara profesional, Hodak menilai Made masih memiliki kemampuan mumpuni di bawah mistar gawang jika situasi mendesak. Namun, pelatih asal Kroasia itu berharap komposisi kiper utama tetap bugar hingga akhir musim. “Jadi, kami baru saja mendaftarkan Made. Dia akan menjadi penjaga gawang keempat kami. Dia masih cukup baik,” tegasnya.
Baca Juga: Ini Jadwal Pertandingan Pekan 20 Super League 2025-2026

Made Berpeluang Pecahkan Rekor Pemain Tertua di Super League
Kembalinya Made ke lapangan hijau ini, tentu jadi kabar bagus. Pasalnya, pria kelahiran Bali pada 1 Desember 1981 tersebut berpeluang besar memecahkan rekor sebagai pemain tertua yang berlaga di Super Leageu yang sebelumnya bernama Liga 1. Berdasarkan data Transfermarkt, rekor pemain tertua sejak era Liga 1 (2017) dipegang Alberto Goncalves bersama PSBS Biak.
Beto bermain dalam usia 44 tahun 4 bulan 22 hari saat membela PSBS menghadapi Dewa United pada 23 Mei 2025. Jika ingin tercatat namanya sebagai pemain tertua di Super League, Made yang kini berusaha 44 tahun lebih 2 bulan harus bermain setidaknya sebelum 23 April 2026. Peluang tersebut pun cukup terbuka. Pasalnya, kompetisi sudah menjelang usai. Jika posisi Persib Bandung relatif aman di puncak klasemen dan on the way juara, bukan tidak mungkin, Coach Hodak memasangnya untuk berdiri di bawah mistar gawang.
Di periode April tersebut, kompetisi Super League bakal memasuki Pekan 26 hingga 28. Di pekan 28, Persib akan menghadapi Dewa United di Banten International Stadium pada 20 April 2026. Jika dimainkan pada hari itu, Made akan berusia 44 tahun 4 bulan 19 hari, atau lebih muda 3 hari dari Beto. Bahkan Made bisa mencatatkan rekon lebih muda lagi, jika diturunkan di Pekan 26 pada 5 April menghadapi Semen Padang di GBLA, atu di Pekan 27 pada 12 April saat menjamu Bali United. (den)







