banner 500x188

ITN Open IX 2026 Tingkatkan Kualitas Pertandingan dan Pelayanan Peserta 

Panitia ITN Open IX 2026 gelar konferensi pers di Aula KONI Kota Bandung, Minggu (8/6/2026). (foto: juaranews/rahman)

JuaraNews, Bandung – Sebanyak 2.615 atlet taekwondo bakal mengikuti Kejuaraan Institut Taekwondo Nusantara (ITN) Open IX/2026, pada 14–15 Februari 2026.

Ribuan atlet taekwondo tersebut berasal dari 24 Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia se-Jawa Barat serta 188 unit taekwondo.

Ajang yang menjadi salah satu kejuaraan taekwondo terbesar di tingkat provinsi Jawa Barat ini berlangsung di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Menjelang kegiatan tersebut, panitia konferensi pers yang digelar di Aula KONI Kota Bandung, Minggu (8/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, hadir Ketua Pelaksana Didin Nurdiansyah, Wakil Ketua Pelaksana Dadan Ahdian, Penanggung Jawab Kejuaraan Nino Frandono.

Baca Juga: GOR C-Tra Arena Resmi Berganti Nama Jadi Bandung Arena

Kemudian, Supervisor Teddy Sunjaya, Technical Delegate Master Suryana, serta Seksi Pertandingan Budiono.

Ketua Panitia ITN Open IX, Didin Nurdiansyah, mengatakan pada ITN Open IX sebanyak 95 wasit akan bertugas memimpin jalannya pertandingan.

Jumlah tersebut menurut Didin, terdiri atas empat wasit internasional, 49 wasit nasional, dan 42 wasit daerah.

Lebih lanjut Didin menuturkan, dalam kejuaraan ini pihaknya menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan dan mutu pertandingan.

“Kenyamanan peserta menjadi prioritas utama dalam kejuaraan ini. Untuk ITN Open ke-9, kami mengedepankan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta,” katanya.

Baca Juga: Jelang Porprov XV 2026, KONI Jabar Tegaskan Kesiapan Tuan Rumah

“Kemudian kualitas pertandingan juga akan ditampilkan bahwa akan lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” ucapnya menambahkan.

Didin menjelaskan, salah satu peningkatan dalam kejuaraan ini di antaranya dari durasi pertandingan untuk kategori junior hingga senior.

“Biasanya durasi pertandingan ITN Open hanya satu menit kurang, sekarang kami naikkan menjadi satu menit tiga puluh detik,” jelasnya.

Perubahan durasi tersebut menurutnya, disesuaikan dengan kebutuhan atlet yang akan berlaga di level yang lebih tinggi.

Jadi Ajang Uji Coba dan Pemantapan Atlet

Selain itu, tak sedikit yang memanfaatkan ITN Open IX sebagai ajang uji coba dan pemantapan kemampuan jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar.

Terkait antusias peserta, Didin mengatakan kejuaraan tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan sebelumnya.

“ITN 8 yaitu 2.535, untuk sekarang 2.615 atlet,” ungkapnya.

Sedangkan terkait pembinaan, panitia menyiapkan peningkatan penghargaan bagi atlet-atlet berprestasi.

“Untuk pembinaan dan atlet terbaik memang ada peningkatan, namun nominalnya akan diumumkan saat penetapan juara umum,” pungkasnya.