JuaraNews, Bandung – Di balik batangnya yang penuh duri tajam dan kokoh, tanaman Euphorbia milii atau Mahkota Duri memancarkan pesona yang tak lekang oleh waktu.
Tanaman asal Madagaskar ini kerap menjadi primadona di halaman rumah hingga sudut perkantoran. Euphorbia tidak hanya berfungsi sebagai penghias ruang, tetapi juga melambangkan ketangguhan sekaligus menyimpan beragam manfaat.
Pesona yang Tak Menuntut Banyak
Para pecinta tanaman hias menjadikan Euphorbia sebagai “sahabat sejati”. Tanaman ini terkenal bandel dan mudah dirawat. Euphorbia mampu bertahan di bawah terik matahari langsung serta tidak memerlukan penyiraman setiap hari.
Baca Juga: Kian Populer, Waterpark Navasari Ciater Jadi Destinasi Favorit Wisatawan
Bunga-bunganya tampil memikat dengan warna merah menyala, merah muda, hingga kuning. Warna cerah itu seolah menjadi hadiah manis bagi siapa saja yang merawatnya dengan konsisten.
Khasiat Kesehatan di Balik Duri
Selain menawarkan nilai estetika, Euphorbia juga menyimpan khasiat kesehatan berdasarkan tradisi dan sejumlah penelitian botani. Meski demikian, pengguna harus memanfaatkannya secara bijak dan penuh kehati-hatian.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Peace Lily
Sejumlah manfaat yang kerap dikaitkan dengan tanaman ini antara lain:
Penyembuh Luka Luar: Masyarakat tradisional memanfaatkan batang dan daun Euphorbia untuk membantu mengatasi bisul atau radang kulit.
Anti-inflamasi: Senyawa alami di dalam tanaman ini berperan sebagai pereda peradangan.
Pereda Bengkak: Beberapa orang mengolah bagian tertentu Euphorbia sebagai kompres untuk mengurangi pembengkakan akibat memar.
Baca Juga: Kesejahteraan Petani Jadi Sorotan DPRD Jabar di Tengah Gencarnya Pembangunan Infrastruktur
Meski memiliki manfaat, Euphorbia menghasilkan getah putih (latex) yang bersifat beracun dan dapat memicu iritasi kulit maupun mata. Gunakan sarung tangan saat memangkas tanaman ini serta jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Agar Euphorbia Tampil Prima
Agar Mahkota Duri rajin berbunga dan tetap sehat, berikan paparan sinar matahari minimal 4–6 jam setiap hari. Gunakan media tanam dengan sistem drainase yang baik agar akar tidak membusuk.
Dengan perawatan tepat, si cantik berduri ini mampu memperindah hunian sekaligus menghadirkan energi positif dan nuansa tropis yang kuat. (dsp)







