banner 500x188

Lakoni Debut Buruk, Sergio Castel Ingin Bawa Persib Bandung Comeback ala Madrid di GBLA

Sergio Castel dan Layvin Kurzawa melakoni laga debut pada Leg 1 babak 16 Besar ACL 2 2025-2026, menghadapi Ratchaburi FC, Rabu (11/2/2026).
Sergio Castel melakoni laga debut bersama Persib Bandung pada Leg 1 babak 16 Besar ACL 2 2025-2026, menghadapi Ratchaburi FC, Rabu (11/2/2026) malam. (foto: persib official)

JuaraNews, Bandung –  Dua pemain asing asing anyar Persib Bandung, Sergio Castel dan Layvin Kurzawa melakoni laga debutnya pada Leg 1 babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, menghadapi Ratchaburi FC di Stadion Dragon Solar Park, Huai Phai Ratchaburi, Rabu (11/2/2026) malam WIB.

Sayangnya pada laga away tersebut, Persib Bandung menelan kekalahan 3-0 dari tim tuan rumah. Castel masuk pada menit 58, menggantikan Andrew Jung, saat Maung Bandung tertinggal 2-0 oleh Ratchaburi. Pada debutnya tersebut, Castel nyaris mencetak gol ke gawang Ratchaburi pada menit-menit akhir laga. Sayang sundulannya masih melambung di atas mistar gawang lawan.

Sementara Kurzawa masuk pada menit 83, menggantikan Alfeandra Dewangga. Namun hanya selang 1 menit, gawang Persib Bandung kembali kebobolan. Sehingga skor akhir laga menjadi 3-0 untuk kemenangan Ratchaburi FC. Dengan mainnya Castel dan Kurzawa, berarti tinggal satu pemain anyar yang belum melakoni debut, yakni Dion Markx. Pemain timnas Indonesia U-23 tersebut berposisi center bek. Dion tidak masuk ke lapangan, karena di posisi tersebut sudah terisi oleh Federico Barba dan Patricio Marticardi.

Sergio Castel sendiri mengaku debutnya bersama Persib Bandung tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Bahkan pemain asal Spanyol tersebut menyebut, debutnya tersebut sebagai yang terburuk. Kendati kalah di kandang Ratchaburi, Castel tak berkecil hati. Menurutnya, masih ada leg kedua untuk membalas kekalahan tersebut, dan menjaga asa lolos ke babak berikutnya di ACL 2.

“(Debut hari ini) menurut saya yang terburuk­­­­­­­, kami tidak bermain dengan baik. Tapi tidak apa-apa, kami masih punya leg kedua. Jadi kami akan berusaha sebaik mungkin,” ujar Castel dikutip dari instagram/goalcomindonesia.

Baca JugaKalah 3-0 oleh Ratchaburi FC, Berat Langkah Persib Bandung ke Perempat Final ACL 2

 

Castel: Saya Yakin, Kenapa Tidak?

Menurut Castel, bukan hal yang mustahil Persib Bandung bisa membalikkan keadaan dengan mengalahkan Ratchaburi pada Leg 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, 11 Februari mendatang. Ia memberi contoh kisah heroik Real Madrid di Liga Champions Eropa yang berhasil melakukan comeback setelah kalah di leg pertama. Tercatat Madrid empat kali melakukannya, dengan 3 kali tertinggal 2 gol, dan sekali tertinggal 3 gol.

Kisah comeback dari kekalahan 3 gol tersebut terjadi di ronde kedua Liga Champions 1975-1976. Pada leg pertama, Madrid kalah 4-1 oleh Derby Country. Namun  di leg kedua saat menjadi tuan rumah, Madrid membalikkan keadaan dengan menang 5-1 pada 5 November 1975. Sedangkan comeback dari kekalahan 2 gol, pernah Madrid alami saat mengalahkan Wolfsburg (Perempat Final 2016), PSG (16 Besar 2022), dan Manchester City (Semifinal 2022).

Untuk itu, pemain bernomor punggung 17 tersebut meminta dukungan bobotoh untuk kembali hadir ke stadion menyaksikan perjuangan Persib Bandung menghadapi Ratchaburi di pentas kompetisi Asia. “Kami butuh mereka (bobotoh),  kami butuh kalian semua. Saya sudah hadir di laga kandang terakhir. Atmosfernya sangat fantastis,” ucap Castel.

“Saya sangat yakin kami akan membutuhkan mereka karena anda tahu, saya dari Spanyol. Saya dari Madrid. Dan anda tahu kisah Real Madrid yang terkenal itu. Jadi Saya yakin, kenapa tidak? Kami harus berjuang,” pungkasnya.

Kekalahan telak 3-0 dari Ratchaburi memang membuat langkah Persib Bandung melangkah ke Perempat Final ACL 2 musim ini, jadi lebih berat. Untuk bisa melangkah ke fase berikutnya, Maung Bandung wajib menang besar, yakni minimal 4-0 atau dengan margin 4 gol pada Leg 2 nanti. Jika hanya menang 3-0, dengan tanpa kebobolan, Persib masih bisa berharap menang saat diadakan babak tambahan. Namun jika menang di bawah 3 gol, apalagi kebobolan di kandang oleh Ratchaburi, skuat Persib dipastikan bakal tersingkir dari persaingan ACL 2 2025-2026 ini.

Baca Juga: Menyerah di Kandang Ratchaburi, Persib Bandung Langsung Fokus Persiapkan Diri hadapi Leg 2

 

Sergio Castel dan Layvin Kurzawa melakoni laga debut pada Leg 1 babak 16 Besar ACL 2 2025-2026, menghadapi Ratchaburi FC, Rabu (11/2/2026).
Layvin Kurzawa melakoni laga debut bersama Persib Bandung pada Leg 1 babak 16 Besar ACL 2 2025-2026, menghadapi Ratchaburi FC, Rabu (11/2/2026) malam. (foto: persib.co.id)

Bojan Hodak Optimistis Castel dan Kurzawa Bisa Lebih Baik Lagi

Soal penampilan kedua pemain anyarnya di laga debut tersebut, Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengatakan, Castel dan Kurzawa masih dalam proses adaptasi. Menurutnya, para pemain baru tersebut masih memerlukan waktu untuk membangun kebersamaan.

“Keduanya adalah pemain baru. Jadi, tentu saja mereka butuh waktu untuk menyatu dengan pemain lainnya. Itu hal yang normal,” ucap Hodak dalam sesi konferensi pers seusai laga kontra Ratchaburi di Stadion Dragon Solar Park.

Meskipun tampil kurang dari 45 menit, Hodak optimistis dengan kualitas individu kedua legiun asing. Coach Hodak percaya keduanya bisa tampil lebih baik pada laga-laga berikutnya. “Keduanya memiliki potensi untuk bermain di skuad utama dan pastinya mereka bisa membantu tim,” pungkasnya. (den)

Baca JugaRATCHABURI FC vs PERSIB BANDUNG: Jaga Peluang ke Perempat Final ACL 2 2025-2026