banner 500x188

Kapolri Sebut Presiden Perintahkan Tindak Tegas Aksi Anarkis

Kapolri Sebut Presiden Perintahkan Tindak Tegas Aksi Anarkis
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. (Foto:Dok:Polri)

JuaraNews, Bandung  – Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigitterkait aksi unjuk rasa diberbagai daerah belakang ini yang sudah mengarah ke pengurusakan fasilitas umum.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan Presiden memerintahkan khususnya Polri dan TNI agar mengamankan jalannya unjuk rasa agar tidak terjadi anarkis, jika terjadi maka akan mengambil langkah tegas dalam menyikapi aksi massa yang berlangsung anarkis.

Baca Juga:Hasil Kongres di Bandung, Risyad dan Patra Pimpin GMNI Periode 2025–2028

Menurutnya, keputusan untuk mengambil langkah tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 terkait Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Bapak Presiden memintakan kepada saya dan Panglima (TNI) khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami Panglima dan Kapolri, TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku,” kata Kapolri di Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Sabtu (30/8/2025) seperti diberitakan SindoNews.com

Anarkis Tindak Pidana

Sigit menyampaikan dalam menyampaikan pendapat, massa sudah sepatutnya menjaga ketertiban umum serta menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Aksi anarkis seperti pembakaran dan perusakan fasilitas umum serta penyerangan terhadap Mako Brimob disebutnya merupakan tindakan pidana yang bisa diproses secara hukum

“Kalau kita melihat bahwa eskalasi yang terjadi dari dua hari ini, kecenderungannya terjadi tindakan anarkis di beberapa wilayah, mulai dari pembakaran gedung, pembakaran fasilitas umum, penyerangan terhadap markas-markas, dan juga ada area fasilitas umum yang juga dilakukan pembakaran. Dan juga ada tindakan-tindakan lain yang tentunya ini tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan cenderung mengarah kepada peristiwa pidana,” katanya.

Sigit menyampaikan bahwa TNI-Polri akan terus bergerak di lapangan untuk menjaga dan memulihkan situasi keamanan yang sempat membuat masyarakat resah. Dirinya juga mengajak agar seluruh lapisan masyarakat tidak terprovokasi dan selalu menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

“Kami sampaikan agar masyarakat bisa menjadi lebih tenang, karena kami juga mendapatkan informasi terjadi kegelisahan di masyarakat, terjadi ketakutan dan kami TNI-Polri akan segera mengambil langkah di lapangan untuk segera memulihkan situasi keamanan,” jelas Kapolri.

Baca Juga:Ribuan Massa Padati Aksi Bela Palestina di Bandung

Dan tentunya kita berharap kami juga mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, tokoh-tokoh nasional, elemen bangsa semuanya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi yang ada,” pungkasnya. (Bas)