banner 500x188

Imbang 1-1 lawan Barito, Hasil yang Layak bagi Persib

Imbang 1-1 lawan Barito, Hasil yang Layak bagi Persib
Kapten tim Persib Marc Klok dan Pelatih Bojan Hodak saat komnferensi pers seusai laga di Stadion GBLA, Kota Bandung, Jumat (9/5/2025) malam. (foto: persib.co.id)

JuaraNews, Bandung – Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengatakan, skor imbang 1-1 merupakan hasil yang layak di dapatkan timnya saat menjamu Barito Putera pada laga Pekan 32 Liga 1 2024-2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung,,Jumat (9/5/2025) malam.

Persib sempat tertinggal skor 0-1 lewat gol Jaime Moreno pada menit 45+3. Namun tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Yuswanto Aditya menit 90+9, yang salah mengantisipasi tendangan umpan Gustavo Franca.

Hodak mengakui, timnya melakoni laga sulit kali ini. Hodak mengatakan, Barito Putera bermain bertahan, namun penuh motivasi untuk  meraih kemenangan. Motivasi tinggi tersebut menyertai mereka karena tengah berjuang untuk keluar dari zona degradasi.

“Mereka pada dasarnya lebih fokus dalam bertahan pada pertandingan ini. Namun ketika bisa mendekati kotak penalti, mereka bisa mencetak gol,” ungkap Hodak dalam sesi konferensi pers seusai laga di Stadion GBLA.

Baca Juga: 10 Pemain Persib Imbangi Barito, Pesta Juara pun Berlanjut

Pelatih asal Kroasia ini menjelaskan, permainan di babak kedua tak mengalami perubahan. Timnya pun gagal memanfaatkan beberapa peluang untuk mencetak gol. Namun akhirnya gawang Barito jebol lewat gol bunuh diri pemainnya. “Dalam pertandingan ini, setidaknya kami layak mendapatkan 1 poin,” pungkas Hodak.

Skor imbang 1-1 merupakan hasil yang layak bagi Persib Bandung saat menjamu Barito Putera di Stadion GBLA,Jumat (9/5/2025) malam. 
Winger Persib Febri Haryadi dikawal ketat pemain Barito pada laga Pekan 32 Liga 1 2024-2025 di Stadion GBLA, Kota Bandung, Jumat (9/5/2025) malam. (foto: persib.co.id)

Dirugikan Wasit, Persib Kirim Surat Protes ke PSSI

Laga Persib kontra Barito sendiri banyak di warnai keputusan kontroversi dari wasit di lapangan. Wasit Gedion Dapaherang yang memimpin dinilai kerap merugikan Maung Bandung, di antaranya soal tekel keras pemain Barito terhadap Febri Hariyadi yang tidak di jatuhi kartu merah. Sementara pemain Persib, dengan mudahnya di berikan kartu. Salah satunya Edo Febriansah menerima 2 kartu kuning yang berujung kartu merah.
Beruntung ketika Persib bermain 10 orang seusai Edo di usir keluar lapangan, Persib bisa terhindar dari kekalahan, gol bunuh diri Yuswanto.
Soal hal tersebut, Coach Hodak tak mau berkomentar banyak. “Tapi kami hari ini tidak senang terhadap wasit, dan kami akan mengirim surat resmi kepada PSSI,” tegas Hodak.
Saat kembali di tanya soal kepemiminan wasit, Hodak pun enggan menjawabnya. “Saya tidak mau banyak berkomentar soal wasit karena jika saya bicara soal itu mereka bisa mendenda saya. Kami akan mengirim surat, dan menunjukan videonya dan kami tidak senang,” pungkas Hodak.
Kapten tim Persib, Marc Anthony Klok juga punya pendapat yang sama. Klok menegaskan, dirinya tak mau berkomentar banyak soal hal buruk pada laga Persib kontra Barito tersebut. Klok menyatakan ingin menjaga nuansa positif atau positive vibes bagi Persib yang sudah mengunci gelar juara Liga 1 musim ini.
“Ya, saya tidak mau bicara soal banyak pertandingan ini, saya hanya mau di tanya soal juara back to back,” ujar Klok pada kesempatan yang sama.
Pada laga tersebut, Klok sempat mengalami benturan kepala dengan pemain Barito. Saat disinggung hal itu, Klok mengatakan masih aman. “Tapi nanti malam mungkin tidak aman (perayaan juara),” ujar Klok sambil tersenyum. (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *