JuaraNews, Bandung – Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menyebutkan hasil imbang 1-1 melawan Borneo FC pada laga tunda Pekan 21 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026) malam, bukanlah hasil yang buruk bagi timnya.
Pada laga yang dimulai pukul 20.30 WIB tersebut, Persib Bandung sempat memimpin skor 0-1 lewat gol Adam Alis Setyanto pada menit 14. Keunggulan bertahan hingga menit 82, saat Borneo mendapatkan hadiah penalti yang berhasil dimaksimalkan Mariano Peralta.
Hodak tetap bersyukur, setidaknya Persib tidak menelan kekalahan pada laga tandang ke-14 tersebut. Ia mengatakan, kendati hanya meraih 1 poin, Persib masih memuncaki klasemen sementara dengan mengoleksi 58 poin. Maung Bandung unggul 4 angka dari Borneo FC di peringkat 2. Apalagi di laga tunda lainnya, Persija Jakarta juga gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United.
Pelatih asal Kroasia ini pun memuji penampilan anak-anak asuhnya yang mampu mendominasi jalannya pertandingan, terutama di babak pertama. Ia menilai, pasukannya memiliki organisasi permainan yang lebih solid dan menciptakan peluang lebih banyak dibanding tuan rumah. Namun, di babak kedua, Hodak mengakui, Borneo mendapatkan banyak tendangan bebas yang mengancam gawang Persib.
“Saya pikir kami memiliki peluang yang lebih baik di babak pertama, mereka (Borneo FC) tidak memiliki banyak peluang,” ungkap Hodak dalam sesi konferensi pers seusai laga di Stadion Segiri.
Baca Juga: Raih 1 Poin di Kandang Borneo FC, Persib Bandung Tetap Puncaki Klasemen Super League
Seharusnya Persib Bandung Raih Kemenangan
Namun menurut Hodak, seharusnya Persib bisa meraih kemenangan pada laga tersebut. Ia menyoroti adanya kemungkinan pelanggaran terhadap pemainnya, sebelum penalti diberikan wasit. “Atmosfernya sangat bagus dan pertandingan juga berjalan baik. Saya pikir seharusnya kita bisa memenangkan pertandingan malam ini,” ucap Hodak.
Menurutnya, sebelum Barros handball, ada dugaan pelanggaran terhadap Patricio Matricardi, yang luput dari pengamatan wasit. “Saya belum melihat secara detail rekaman videonya. Tetapi dari informasi yang saya terima, sebelumnya ada pelanggaran dulu buat Patricio Matricardi yang sepertinya itu luput,” kata Hodak.
Namun Hodak menegaskan akan terlebih dahulu memelajari tayangan ulang sebelum memberikan penilaian lebih lanjut. Jika ditemukan hal yang tidak sesuai, Persib akan menyampaikan keberatan kepada komite wasit. “Kalau nanti setelah kami analisis ada hal yang tidak sesuai, tentu kami akan mengirimkan keluhan kepada komite referee,” tegasnya.
Meski gagal mengamankan kemenangan, Hodak tetap optimistis dengan raihan 1 poin pada laga kandang tersebut. Karena dengan hasil imbang ini, membuat selisih poin di klasemen tetap terjaga. Raihan 1 poin untuk kedua tim, menurut Hodak, membuat sisa kompetisi musim ini menjadi semakin menarik untuk disaksikan.
“Secara keseluruhan saya pikir ini hasil yang bagus karena kami tidak kalah. Selisih poin masih terjaga dan Liga akan tetap menarik hingga akhir musim,” pungkas Hodak.
Baca Juga: Ini Susunan Pemain Borneo FC vs Persib Bandung pada Laga Tunda Pekan 21 Super League 2025-2026

Sementara itu, kapten tim Persib Marc Anthony Klok mengaku tidak sepenuhnya puas dengan hasil imbang tersebut. Namun, dia tetap bersyukur tim tidak pulang dengan tangan hampa. “Kita tidak senang dengan hasil karena kita datang ke sini untuk ambil 3 poin,” ucap Klok pada kesempatan yang sama.
Klok merasa, timnya kehilangan 2 poin penting yang seharusnya bisa dibawa pulang ke Bandung. Namun ia tetap menekankan pentingnya bagi seluruh pemain untuk segera melakukan evaluasi. “Kami harus berbenah. Yang penting kita tidak kalah, tapi hasil bisa lebih baik tadi,” ujar Klok. (den)







