PERSIB Bandung menapaki Pekan 23 dengan ambisi memburu hattrick gelar, dan Maung Bandung kudu tetep bertengger di puncak klasemen sementara Super League 2025-2026.
Berada di puncak dengan 50 poin, tim besutan Bojan Hodak akan menjamu Madura United FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (26/2/2026) pukul 20.30 WIB. GBLA bak benteng kokoh bagi Maung Bandung saat kedatangan tim berjuluk Sape Kerrab. Dengan modal rekor kandang yang nyaris mustahil ditembus tim lawan, skuad Bojan Hodak tidak terkalahkan dalam 11 laga kandang.
Meski Madura United bersikeras mencuri angka untuk menghindari zona merah, GBLA tetap bakal menjadi ‘kuburan’ bagi tim asuhan Carlos Eduardo Ferreira. Kemenangan Maung Bandung atas Sape Kerrab kelak akan memperlebar jarak dengan Persija, Borneo FC, bahkan Malut United dan tim papan atas lainnya.
Baca Juga: Tak Punya Pilihan Lain, Persib Bandung Sasar Kemenangan atas Madura United
Meladeni tim penghuni Super League yang kini berada di posisi 14 dan mengantongi 20 poin, Maung Bandung pantas diunggulkan oleh pengamat sepak bola di Bandung untuk menggulung Sape Kerrab. Namun pertanyaannya sekarang seberapa banyak gol yang akan disarangkan Persib, terutama oleh penyerang-penyerang andalannya.
Sejatinya, tanpa Bojan Hodak di pinggir lapangan karena terkena hukuman kartu kuning, dengan assisten pelatih pun, saatnya Maung Bandung pesta gol di GBLA. Apalagi di kandang Sape Kerrab saja bisa melesakkan 4 gol, dan kebobolan 1 gol.
Selain Andrew Jung, Ulliam Barros, dan Ramon Tanque, kini Persib punya tambahan striker, Sergio Castel. Untuk meyakinkan kemampuannya, tidak ada salahnya jika striker anyar asal Spanyol ini dijadikan starter untuk membuktikan ketajamannya sebagai ujung tombak di saat melawan tim yang notabene rapuh pertahanannya.
Baca Juga: Sedang dalam Tekanan, Madura United Bertekad Curi Poin di Kandang Maung Bandung

Dengan kedalaman skuad yang tidak diragukan kemampuannya, asisten pelatih sekalipun bisa melakukan rotasi pemain, tapi tetap jangan meremehkan kekuatan lawan. Kemudian, formasi pun bisa saja berubah menjadi 4-2-3-1. Kiper: Teja Paku Alam. Bek kanan: Kakang Rudianto. Bek tengah: Patricio Matricardi dan Federico Barba. Dan bek kiri: Layvin Kurzawa. Untuk gelandang bertahan: Eliano Reijnders dan Adam Alis. Sementara sayap kiri: Beckham Putra. Sayap kanan: Ulliam Barros. Gelandang serang: Thom Haye/Luciano Guaycochea. Dan ujung tombak: Sergio Castel.
Jika saja starting line up yang diapungkan sang asisten Bojan Hodak seperti tersebut, dilanjut dengan pergantian pemain di babak kedua yang pas, bukan tidak mungkin Beckham Putra dan kolega panen gol. Dan kegembiraan Bobotoh #INI RASANYA SUPER.
Baca Juga: Main di Hadapan Bobotoh, Motivasi Pemain Persib Bandung Makin Tinggi untuk Menang
Pesepak bola tahun 70-an dari klub ternama di Tegallega, Bandung, Aming Garda mengatakan, Persib meraih banyak kemenangan.Tapi disayangkan Maung Bandung tidak punya striker yang menjanjikan.
”Terbukti, tanpa meremehkan kemampuan Jung, Barros, dan Ramon, gol Persib kebanyakan dilesakkan bukan oleh striker. Padahal, peluang yang didapat oleh striker banyak, tapi sedikit yang berbuah gol. Ini kenyataan, striker Persib mandul. Makanya kita lihat, kemampuan Sergio Castel,” bebernya, ngobrol di Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung.
”Iraha atuh bobotoh di-pesta-keun gol di GBLA. Piraku di Madura bisa ngasupkeun opat gol, di Bandung (GBLA) meunang rek cukup 1-0 terus. Teu opat deui oge, atuh tilu gol,” penta Dahlan Olan, pentolan Viking Persib Club, bobotoh Astanaanyar, Bandung.
Bagi bobotoh pentolan Viking Persib Club, Superfriends, Bomber, dan lainnya yang tidak nyetadion nonton bareng (nobar) saja karena laga Persib Bandung vs Madura United FC bakal disiarkan langsung oleh Indosiar, Kamis (26/2/2026) mulai pukul 20.30 WIB.
Bravo Persib nu aing Bandung !!!
Penulis: H Soleh Subary







