banner 500x188

Marak Keracunan MBG, Pemkab Bandung Barat Ajukan Klaim ke BGN 

Imbas dari terjadinya keracunan massal program Makan Bergizi Gratis ( MGB ), Pemerintah Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) ajukan klaim biaya
Imbas dari terjadinya keracunan massal program Makan Bergizi Gratis ( MGB ), Pemerintah Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) ajukan klaim biaya

JUARA NEWS – Imbas dari terjadinya keracunan massal program Makan Bergizi Gratis ( MGB ), Pemerintah Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) akan mengajukan klaim biaya pengobatan kepada Badan Gizin Nasional ( BGN )

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandung Barat Nurul Rasihan mengatakan, klaim biaya akan diajukan kepada BGN atas terjadinya keracunan massal program MBG.

BACA JUGA: Viral! SPPG di Cipatat Bandung Barat Cuci Ompreng MBG, Kondisi Tak Layak Bikin Heboh

‘’Saat ini kami tengah melakukan koordinasi dengan BGN terkait petunjuk teknis (juknis) pengajuan klaim biaya tersebut,’’ kata Nurul kepada wartawan, Minggu, (20/10/2025).

Koordinasi ini untuk mengetahui prosedur administrasi untuk pengajuan klaim atas biaya perawatan atas keracunan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

BACA JUGA: Dinkes KBB Ambil Sampel Makanan Penyebab Keracunan Massal

Pihaknya akan mengajukan reimburse dengan terlebih dahulu melengkapi data pasien yang mendapatkan perawatan.

Pengajuan klaim ini, sebagai langkah penting. Sebab BGN sudah menyatakan kesanggupannya untuk menanggung seluruh biaya pengobatan.

BACA JUGA: 364 Siswa di KBB Keracunan, Gubernur Demul Bakal Evaluasi Total Program MBG

‘’BGN secara tegas akan bertanggung jawab terhadap insiden semacam itu berada di bawah kewenangan lembaganya,’’ ungkap Nurul.

Menurut Nurul, kasus keracunan di Kabupaten Bandung Barat merupakan yang terbanyak se-Jawa Barat.

BACA JUGA: Terjadi Lagi, Puluhan Siswa SMK di KBB Keracunan Massal Usai Konsumsi Menu MBG

Meski begitu, Nurul enggan untuk membeberkan besaran biaya perawatan yang akan mengajukan klaim ke BGN.

Keracunan MBG di Bandung Barat

Sebagai informasi, kasus terbaru terjadi di Kecamatan Cisarua yang terjadi pada Selasa, 14 Oktober 2025 dan menimpa siswa di SMPN 1 Cisarua.

Para siswa mengalami gejala seperti pusing, mual, muntah, dan sesak napas setelah mengonsumsi menu program MBG.

Kemudian pada Rabu, 15 Oktober 2025 kasus kembali muncul dari SDN Garuda dan SMKN 1 Cisarua dengan gejala serupa.

BACA JUGA: Cegah Keracunan Siswa, Ribuan SPPG di Jabar Bakal Dikumpulkan

Para korban tidak hanya berasal dari kalangan pelajar tetapi juga beberapa guru yang turut menyantap hidangan MBG.

Sebelumnya, kasus serupa juga sempat terjadi di beberapa kecamatan lain di Bandung Barat dengan jumlah korban mencapai ribuan orang. (edt).