JuaraNews, Bandung – Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Barat, Hj Ratnawati menegaskan komitmennya mengawal setiap aspirasi dan tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa serta masyarakat.
Pernyataan Ratnawati disampaikan saat menghadiri Forum Dialog Terbuka Mahasiswa Jawa Barat, di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (3/9/2025). Dalam acara tersebut hadir seluruh fraksi yang ada di DPRD Jawa Barat.
Baca Juga:Hj Ratnawati Bersama Warga Doakan Almarhum Affan dan Ajak Jaga Kedamaian
Dialog terbuka yang diinisiasi oleh aliansi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ini menjadi wadah diskusi yang hangat dan kritis mengenai berbagai persoalan daerah, mulai dari isu pendidikan, lapangan kerja, kualitas layanan kesehatan, hingga keterbukaan informasi dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.
“DPRD Jawa Barat tegaskan komitmen kawal aspirasi dari mahasiswa dan rakyat,” tegas Ratnawati.
Dialog Terbuka Mahasiswa Jawa Barat digelar menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa dan masyarakat Kota Bandung dan berbagi daerah di Jawa Barat. DPRD Jawa Barat pun memastikan mendukung segala aspirasi dari masyarakat yang selanjutnya akan diteruskan ke pemerintah pusat dan DPR RI.
DPRD Jawa Barat, kata Ratnawati memastikan tuntutan rakyat menjadi perhatian serius demi terciptanya keadilan, kesejahteraan, serta persatuan di Jawa Barat.
Anggota DPRD, Dapil 12 meliputi, Kabupaten Indramayu, Kota dan Kabupaten Cirebon ini mengajak mahasiswa serta masyarakat Jawa Barat menjaga kondusifitas dalam menyampaikan aspirasi, dan mengedepan dialog.
Ratnawati menyebutkan dalam dialog tersebut bahwa banyak aspirasi yang masuk ke DPRD terkait fasilitas puskesmas, BPJS, dan kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah-wilayah terpencil.
Baca juga:HUT ke-80 Jabar, Fraksi Demokrat DPRD Jabar Soroti Penanganan Stunting
Ia menegakan, Partisipasi mahasiswa dalam forum ini juga menjadi bukti bahwa kaum muda tidak apatis terhadap persoalan bangsa. Bahkan, beberapa mahasiswa secara langsung mengu
sulkan pembentukan forum konsultatif rutin antara DPRD dan perwakilan mahasiswa, agar komunikasi antara rakyat dan wakil rakyat semakin terbuka. (Bas)







