banner 500x188

FIFA Registration Ban Resmi Dicabut, Persib Fokus Persiapkan Tim hadapi Musim 2026-2027

Persib memastikan FIFA Registration Ban yang berkaitan dengan perkara lama terkait kewajiban kepada Robert Rene Alberts, telah dicabut.
Persib memastikan FIFA Registration Ban yang berkaitan dengan perkara lama terkait kewajiban kepada Robert Rene Alberts, telah dicabut. (foto: persib.co.id)

JuaraNews, Bandung – PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memastikan bahwa FIFA Registration Ban yang berkaitan dengan perkara lama terkait kewajiban kepada mantan pelatih Robert Rene Alberts, telah resmi dicabut secara permanen.

Kini tim Persib kembali memusatkan perhatian pada persiapan tim menghadapi musim kompetisi 2026-2027.

“Saat ini fokus kami adalah mempersiapkan tim menghadapi musim 2026/2027. Kami ingin seluruh energi dan perhatian klub diarahkan pada persiapan kompetisi, sehingga tim dapat tampil sebaik mungkin dan memberikan prestasi yang membanggakan bagi Bobotoh,” ungkap manajemen Persib dalam pernyataan resminya di laman resmi klub, Rabu (12/8/2026).

Manajemen PT PBB mengungkapkan, FIFA telah mencabut larangan pendaftaram pemain tersebut setelah Persib menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan keputusan yang menjadi dasar perkara tersebut. Kepastian tersebut disampaikan melalui surat resmi FIFA bertanggal 11 Agustus 2026 dengan Ref No FDD-28859.

Baca JugaBek Anyar Danijel Loncar Langsung Bergabung TC Persib di Bali

Dalam surat tersebut, FIFA menyatakan bahwa proses perkara terhadap Persib telah ditutup setelah menerima konfirmasi bahwa Robert Rene Alberts telah menerima jumlah yang menjadi kewajiban Maung Bandung sesuai dengan keputusan yang menjadi dasar perkara.

FIFA selanjutnya menyatakan bahwa larangan Persib untuk mendaftarkan pemain baru terkait perkara tersebut telah dicabut secara permanen. Serta meminta PSSI segera mencabut larangan tersebut di tingkat nasional.

Perkara tersebut merupakan perkara lama yang berkaitan dengan hubungan kontraktual pada periode 2022 dan diajukan oleh Robert Rene Alberts. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA terkait perkara tersebut, Persib bergerak cepat melakukan penelaahan dan mengambil langkah penyelesaian secara terukur, terstruktur, serta sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Alhamdulillah, kami bersyukur proses ini telah diselesaikan dengan baik. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA terkait perkara lama yang berkaitan dengan periode 2022, kami langsung menentukan langkah yang diperlukan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku. FIFA kemudian secara resmi menyatakan proses perkara ini telah ditutup dan FIFA Registration Ban terkait perkara tersebut telah dicabut secara permanen,” ungkapnya.

Manajemen Persib menilai penyelesaian tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab klub dalam menghormati setiap keputusan regulator sekaligus menjaga tata kelola Persib sebagai klub sepak bola profesional.

“Bagi kami, setiap keputusan regulator harus dihormati dan ditindaklanjuti secara bertanggung jawab. Ketika terdapat kewajiban yang harus diselesaikan, kami menentukan prioritas dan mengambil langkah yang diperlukan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Prinsip ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjaga profesionalisme dan tata kelola Persib,” paparnya.

Baca Juga: Al Hamra Hehanussa Kembali Dipinjamkan. Perkuat Garudayaksa di Super League

Penyelesaian perkara tersebut sekaligus mencerminkan pendekatan manajemen Persib dalam menghadapi setiap dinamika yang berkaitan dengan klub, dengan mengedepankan pertimbangan yang rasional, objektif, dan terukur.

“Dalam menghadapi setiap persoalan, kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Kami melihat setiap situasi secara objektif, mempelajari aspek serta konsekuensinya, kemudian menentukan langkah berdasarkan skala prioritas. Dengan pendekatan tersebut, kami dapat mengambil keputusan secara tepat dengan tetap mempertimbangkan kepentingan Persib secara keseluruhan,” jelasnya.

Manajemen Maung Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bobotoh yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan selama proses penyelesaian berlangsung. Sebagai klub sepak bola profesional, Persib berkomitmen untuk terus menghormati dan mematuhi seluruh aturan serta regulasi yang ditetapkan oleh operator kompetisi maupun federasi, baik di tingkat domestik maupun internasional. Kepatuhan terhadap regulasi merupakan bagian penting dari profesionalisme dan tata kelola klub yang terus diperkuat secara berkelanjutan.

“Persib akan terus menjaga komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan tata kelola klub yang profesional. Bagi kami, memenuhi setiap kewajiban merupakan bagian dari tanggung jawab, sementara terus memperbaiki dan memperkuat tata kelola merupakan bagian dari perjalanan PERSIB untuk menjadi klub yang semakin profesional dan berkelanjutan,” paparnya.

Dengan berakhirnya proses tersebut, Persib menatap musim kompetisi 2026/2027 dengan optimisme dan fokus, serta komitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi seluruh Bobotoh. (den)

Baca Juga: Persib Gelar TC di Bali, Ikuti Dewata Challenge Series hadapi Bali United dan Sabah FC