JuaraNews, Bandung – Steering Committee Piala Presiden 2026 dan PSSI belum menentukan venue laga Semifinal yang akan mempertemukan 4 tim terbaik dari Grup A dan B.
Belum ditentukannya lokasi pertandingan tersebut berkaitan dengan calon tim yang akan saling berhadapan di babak 4 Besar tersebut. Di Grup A sendiri, sudah dipastikan Persib Bandung dan Arema FC lolos ke semifinal, dengan status juara dan runner-up grup. Di laga semifinal yang dijadwalkan digelar Selasa (4/8/2026) mendatang tersebut, Persib akan menghadapi runner-up Grup B, sementara Arema melawan juara Grup B.
Calon lawan Persib dan Arema tersebut baru bisa diketahui seusai laga pamungkas penyisihan Grup B pada Sabtu (1/8/2026) malam di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Di mana 3 tim, yakni Persebaya Surabaya yang sudah memastikan lolos ke Semifinal, bersama Port FC dan Persija Jakarta, masih berebut posisi puncak dan runner-up.
Belum ditentukan venue Semifinal tersebut, karena ada potensi pertemuan antara Persib sebagai juara Grup A, dengan Persija yang bisa saja menjadi runner-up Grup B. Hal tersebut menjadi perhatian karena perseteruan kedua pendukung tim, yakni bobotoh dan the Jakmania. Jika Persib benar-benar bertemu Persija di Semifinal, bisa jadi venue Semifinal tidak akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, tapi dipindahkan ke tempat netral.
Anggota Executive Committee (Exco) PSSI Arya Sinulingga menegaskan, venue 2 laga semifinal Piala Presiden 2027, baru akan ditentukan pada Sabtu (1/8/2026), seusai laga ketiga penyisihan Grup B, atau setelah jelas tim mana saja yang akan saling berhadapan. Pada laga pamungkas Grup B, Persebaya akan menghadapi Port FC pada pukul 19.00 WIB, sedangkan Persija melawan PSMS mulai pukul 15.30 WIB.
“Besok akan ditentukan,” ujar Arya kepada wartawan seusai menyaksikana laga pamungkas Grup A, antara Persib menghadapi Tampines Rovers di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026) malam.
Soal lokasi pertandingan Semfinal sendiri, Arya mengaku sudah mengantongi sejumlah opsi kota alternatif, selain Bandung dan Surabaya. Namun Arya enggan membocorkannya. Hanya saja kalaupun harus digelar di luar dua stadion yang menjadi venue fase grup tersebut, diharapkan masih berada di Pulau Jawa. Laga semifinal pun tetap diusahakan bisa dihadiri oleh suporter dari kedua tim.
“Ya penginnya begitu, karena kan dari sisi teknis akan lebih memudahkan di Jawa untuk mobilisasi dan sebagainya. Tapi kita kan belum tahu,” ucapnya.
Menurut Arya, pihak klub yang sudah maupun yang bakal lolos ke semifinal, telah menyatakan siap jika venue Semifinal digelar di luar Bandung dan Surabaya. “Mereka siap. Siapa dimana saja. Tadi sudah kita sampaikan ke mereka, sejak awal bahwa ini ada kemungkinan, alaternatifnya ini. Mereka sejak awal sudah siap. Tadinya juga teman-teman Arema nanya ini bagaimana. Saya bilang, ‘siap-siap saja’, kita belum putuskan,” pungkas Arya.
Baca Juga: Tekuk Tampines 1-0, Persib Kokoh Juarai Grup A Piala Presiden 2026

Kecil Peluang Persija Bertemu Persib di Semifinal
Potensi pertemuan Persib dengan Persija sendiri sebenarnya cukup kecil. Pasalnya, peluang Persija untuk tampil sebagai runner-up Grup B pun relatif kecil. Saat ini, Persija menempati peringkat 3 dengan koleksi 1 poin, tertinggal oleh Port di posisi 2 dengan 4 poin, dan Persebaya di puncak klasemen dengan 6 poin.
Untuk bisa lolos ke Semifinal, Persija harus menang lawan PSMS dengan margin gol yang besar, minimal 2-0. Dengan syarat Port harus kalah besar oleh Persebaya, minimal dengan margin 2 gol pula. Jika hal tersebut terjadi, maka nantinya kedua tim sama-sama mengemas 4 poin, namun Persija bakal unggul selisih gol.
Namun peluang Persija bertemu Persib di Semifinal bakal sirna begitu saja, sekalipun menang atas PSMS, jika ternyata Port bermain imbang, bahkan menang atas Persebaya. Karena nantinya Port akan mengoleksi 5 atau 7 poin, yang tak mungkin disalip oleh Persija.
Baca Juga: Igor Tolic: Target Persib adalah Selalu Menang di setiap Pertandingan

Persib Siap Bertanding dengan Siapapun dan di Manapun
Menanggapi hal tersebut, Pelatih Persib Bandung Igor Tolic tampak heran dengan apa yang dipikirkan panitia. Menurutnya, dalam sebuah turnamen sudah menjadi hal yang normal, jika tim yang menjadi juara grup tampil sebagai tuan rumah partai semifinal atau final.
“Saya jelaskan sedikit, kami berada di 2 grup dan kami berhasil menjadi juara grup. Seharusnya kami tetap bermain di kandang. Ini sama seperti saat kami menjalani pertandingan Liga. Jika kami melawan Persija di Bandung, kami bermain di Bandung. Seandainya kami finis di posisi kedua grup dan Persebaya yang menjadi juara grup, kami yang akan pergi bermain di kandang Persebaya. Semuanya berjalan normal. Saya tidak tahu mengapa pertanyaan ini muncul sekarang,” papar Coach Tolic dalam sesi konferensi pers seusai laga menghadapi Tampines di Stadion si Jalak Harupat, Jumat (31/7/2026) malam.
Coach Igor mengaku, hingga tadi malam, pihaknya belum mengetahui dimana dan kapan laga semifinal bakal digelar. Kendati demikian, pelatih asal Kroasia ini menegaskan, timnya siap melakoni laga semifinal dan final dimana pun akan digelar.
“Jika Anda bertanya siapa lawan kami di semifinal, saya tidak tahu. Kapan pertandingannya? Saya tidak tahu. Di mana pertandingannya? Saya tidak tahu. Namun, kami siap menghadapi siapa pun, di mana pun. Entah itu di kandang Persebaya, Bali, atau Bandung, kami akan pergi ke sana,” tegas Tolic.
Baca Juga: Luka Menalo Senang Persib Raih Poin Sempurna dan Kembali Clean Sheet
Namun Coach Tolic menyebutkan, bagaimana pun laga di venue tuan rumah seperti Bandung dan Surabaya, lebih baik dibanding harus digelar di tempat netral. Karena nantinya pertandingan akan ditonton lebih banyak suporter.
“Suporter selalu mendukung klub, mereka membeli tiket pertandingan. Mereka datang, tapi jika harus menempuh perjalanan udara selama 2 jam, saya tidak tahu apakah itu memungkinkan. Saya tidak yakin apakah pantas meminta penggemar melakukan hal itu,” jelas Tolic.
“Namun, seperti yang saya katakan, kami menghormati pihak penyelenggara. Mereka tahu apa yang mereka lakukan. Jadi kami akan bermain saat jadwalnya mengharuskan kami bermain,” pungkas Tolic. (den)







