banner 500x188

Dipastikan Tetap di Super League, PSIM Termotivasi Main di Kandang Persib

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul vas Bastel menegaskan, timnya dalam kondisi siap tempur menghadapi Persib Bandung, Senin (4/5/2026) sore.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul vas Bastel menegaskan, timnya dalam kondisi siap tempur menghadapi Persib Bandung, Senin (4/5/2026) sore. (foto: net)

JuaraNews, Bandung – Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul vas Bastel menegaskan, timnya dalam kondisi siap tempur menghadapi Persib Bandung pada laga Pekan 31 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Senin (4/5/2026) sore.

Menurut Coach Paul, kendati persiapan cukup mepet seusai timnya menghadapi Persita Tangerang, Jumat (30/5/2026), persiapan timnya tidak terlalu terganggu. Apalagi timnya langsung berangkat ke Bandung, setelah melakukan recovery. Para pemainnya pun cukup lengkap, tidak ada yang mengalami cedera ataupun terkena hukuman. Hanya 2 pemain Anton Fasa dan Rahmatsho, yang memang sudah lama abesn karena mengalami cedera.

Baca Juga: Hadapi PSIM Yogyakarta, Persib Bandung Percaya Diri Raih Kemenangan

Paul sendiri menilai Persib Bandung memiliki kualitas pemain terbaik di Liga musim ini. Hal itulah yang menjadikan Maung Bandung memuncaki klasemen, dan tengah mengejar trofi juara. adalah kualitas individual dari pemain masing-masing. Karena itu, pelatih asal Prancis ini tidak menitikberatkan perhatiannya pada satu atau dua pemain. Tapi lebib pada taktik yang diberikan Pelatih Bojan Hodak kepada anak-anak asuhnya.

“Dari hal itu, saya mencoba melihat apa kelemahan dan kelebihan Persib. Dan saya rasa senjata atau kelebihan dari Persib,” ungkap Coach Paul dalam sesi konferensi pers jelang laga di Stadion GBLA, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga: Manajer Bhayangkara FC Menuding Rasis, Marc Klok dan Persib Beri Bantahan  

Kendati menghadapi tim peringkat 1, Coach Paul mengaku tak perlu memberikan motivasi khusus kepada anak-anak asuhnya, untuk lebih terpacu meraih kemenangan. Menurutnya, pasukannya sudah bermain baik sejak awal musim. Timnya pun sudah dipastikan bertahan di Super League musim depan. Paul menilai, justru bermain di Stadion GBLA yang akan dipadati puluhan ribu penonton, yang semuanya bobotoh, bakal menjadi motivasi tersendiri bagi para pemainnya.

“Saya memotivasi bahwasanya anak-anak bisa bermain dengan ditonton ribuan orang. Seperti di Jakarta, kemudian di sini (GBLA), mungkin ada 35.000 orang lebih nantinya yang akan menonton,” jelas Paul.

“Daripada saya memotivasi soal taktikal dan lain-lain, saya memotivasi bahwasanya ini adalah game yang diimpikan oleh pemain, ditonton ribuan orang. Di satu sisi ya Persib memang sedang mengejar titel juara. Dan Persib butuh menang dari kita, karena besok (pekan depan) akan melawan Persija dan ini menjadi laga yang sulit bagi Persib dan bagi kita juga,” pungkas Paul. (den)