JuaraNews, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi maraknya fenomena pengibaran bendera One Piece di sejumlah tempat menjelang HUT ke-88 tahun.
Gubernur kerap disapa KDM menekankan pentingnya mengutamakan pengibaran Bendera Merah Putih sebagai simbol negara, bukan simbol one piece
“Begini saja lah. Yang penting siapapun harus tetap memasang Bendera Merah Putih. Bendera apapun yang penting di atasnya adalah merah putih,” ujar Dedi saat dikonfirmasi maraknya bendera One Piece, Selasa (5/8/2025).
Dedi menyampaikan bahwa aturan mengenai pengibaran bendera telah di atur secara jelas dalam perundang-undangan. Masyarakat diminta untuk mengikuti aturan tersebut dan tidak sembarangan mengibarkan bendera lain di atas Merah Putih, baik di rumah, kendaraan, maupun ruang publik.
Baca Juga:Sekda Jabar Tanggapi Fenomena Bendera One Piece Jelang HUT RI
“Iya, karena yang bendera itu kan ada aturannya undang-undang. Kami yang penting adalah setiap orang itu mencintai Indonesia, memasang Bendera Merah Putih itu paling atas, tidak ada bendera lain,” tegasnya.
Tidak Ada Larangan
Meski demikian, Dedi tidak melarang ekspresi masyarakat lewat simbol atau bendera lain. Ia menyebut, ekspresi adalah hak setiap individu, asalkan tidak melampaui batas penghormatan terhadap negara.
“Hal-hal yang lain setiap orang boleh berekspresi dan ekspresi itu hak setiap orang. Yang penting semua orang berekspresi tetap mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan benderanya Merah Putih,” tambah Dedi.
Baca Juga:8,6 Juta Siswa di Jabar Prioritas Cek Kesehatan Gratis
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, turut menyayangkan munculnya fenomena ini. Ia menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat tentang arti penting bendera negara, khususnya menjelang HUT RI.
“Saya kira jelas kok tentang bendera ini kan di atur dalam ketentuan. Kita taat kepada aturan, kita respek kepada konstitusi dan kita harus menghargai karena Merah Putih kan tidak kita raih begitu saja,” kata Herman.
Ia menegaskan bahwa bendera negara adalah hasil perjuangan panjang dan pengorbanan para pahlawan. Oleh karena itu, masyarakat di imbau untuk tidak mencampuradukkan simbol nasional dengan ikon budaya pop.
Baca Juga:Chairil Anwar, Penyair Perlawanan yang Tak Pernah Mati
Untuk memastikan tidak ada pelanggaran selama perayaan kemerdekaan, Pemprov Jabar akan menurunkan Satpol PP.
“Nanti kami akan secepatnya menginformasikan agar Satpol PP bergerak cepat untuk memastikan bendera Merah Putih ya bendera Merah Putih harus berkibar tanpa embel-embel bendera yang lain,” tegasnya. (Bas)







