banner 500x188

Ini Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika

JuaraNewsKopi adalah minuman populer di seluruh dunia, dibuat dari biji kopi sangrai yang dihaluskan menjadi bubuk, dengan berbagai variasi rasa dan cara penyajian.

Salah satunya jenis kopi Robusta dan Arabika. Kedua jenis kopi ini sangat populer digemari oleh banyak orang di berbagai lapisan masyarakat, baik pria dan wanita, muda maupun tua.

Bagi pencinta kopi tentu ada pilihannya masing-masing diantara Robusta dan Arabika, di artikel kali ini kita akan mengulas perbedaan jenis kopi tersebut yang kami lansir dari beberapa sumber.

Kandungan Dalam Kopi

Berikut perbedaan kandungan antara kopi Robusta dan Arabika

Kopi Robusta

1. Rasa Lebih kuat, pahit, dan sedikit berkayu di bandingkan dengan kopi arabika.

2. Cenderung beraroma kacang-kacangan atau cokelat.

3. Memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi.

4. Lebih tahan terhadap penyakit dibandingkan dengan kopi arabika.

5. Tumbuh lebih baik di dataran rendah, dengan ketinggian 400-1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Kopi Arabika

1. Memiliki rasa yang lebih manis dan lembut di bandingkan robusta, dengan aroma yang lebih kaya dan kompleks.

2. Memiliki kandungan kafein yang lebih rendah d bandingkan robusta, sehingga cocok untuk orang yang sensitif terhadap kafein.

3. Tumbuh lebih baik di dataran tinggi, dengan ketinggian yang optimal antara 3.000 hingga 6.000 kaki.

Selain kandungan yang ada di dua kopi itu terdapat pula jenis-jenis kopi Robusta dan Arabika yang sangat beragam.

Baca Juga: Fantastis, Pohon Dewa Ini Tembus Harga Milliaran Rupiah per kg

Beragam Jenis Kopi

Berikut beberapa jenis kopi Robusta dan Arabika yang populer

Robusta Lampung: Dikenal dengan rasa yang kuat dan pasokan yang besar.

Temanggung: Memiliki rasa yang mirip mocha dan aroma seperti tembakau.

Pupuan: Memiliki aroma cokelat yang khas dan cita rasa yang tidak terlalu pahit.

Flores: Memiliki cita rasa unik dengan sentuhan cereal, wheat, dan nutty.

Toraja: Identik dengan aroma harum dan kandungan kafein yang tinggi, dengan rasa yang lebih pahit dan aroma rempah.

Arabika Gayo: Kopi arabika dari Aceh Gayo dikenal dengan rasa yang khas dan aroma rempah yang kuat.

Mandailing: Kopi arabika dari Sumatera Utara, khususnya Mandailing, di kenal dengan tingkat keasaman yang rendah dan kekentalan yang tinggi.

Sidikalang: Kopi arabika dari Sidikalang, Sumatera Utara, dikenal dengan rasa yang kuat dan segar.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Status Waspada

Dari kedua jenis kopi komersil ini memang populer di dunia. Namun jika di bandingkan, arabika masih lebih tenar dan di gandrungi daripada robusta. Kira-kira, 70 persen produksi kopi dunia di dominasi oleh jenis arabika.

Sementara robusta hanya sekitar 28 persen saja. Sisanya adalah produksi jenis kopi lainnya seperti liberika, excelsa, dan lain-lain.

Beberapa negara penghasil kopi terbesar yang mayoritas produksinya arabika adalah Brazil, Kolombia, dan Ethiopia.

Sedangkan negara penghasil robusta terbesar dan terbaik adalah Vietnam dan Indonesia.

Untuk segi harga robusta memang lebih murah di banding arabika, hal ini di sebabkan karena kepopuleran robusta kalah pamor di bandingkan dengan arabika yang memiliki aneka ragam varietas.

Selain itu, untuk perawatan dan pembudidayaan jenis kopi robusta juga lebih mudah di banding jenis kopi arabika.

Itulah beberapa perbedaan yang sangat signifikan antara kopi Robusta dan kopi Arabika. (dsp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *