blog counter
PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


    Pengusaha Taksi di Bandung Protes Taksi Uber



    Pengusaha Taksi di Bandung Protes Taksi Uber

    JuaraNews, Bandung – Merasa dirugikan dengan keberadaan dan beroperasinya Taksi Uber di Kota Bandung sejumlah pengusaha taksi mendatangi Mapolrestabes Bandung, Selasa (23/6/2015).

    Selain sejumlah pengusaha taksi dalam rombongan tersebut juga turut ikut anggota dan pengurus Organda Kota Bandung. Mereka kemudian melakukan audiensi dengan jajaran Satlantas Polrestabes Bandung mengenai keberadaan Taksi Uber.

    "Keberadaan Taksi Uber Di Kota Bandung sudah terasa dan itu merugikan kami yang sudah beroperasi di sini,” kata salah seorang pengusaha taksi yang juga anggota Organda Kota Bandung yang bernama Neneng ini.

    Dia menyebutkan ada sekitar sembilan perusahaan taksi dengan dua ribu unit kendaraan yang telah beroperasi di Bandung terkenda dampak dari keberadaan Taksi Uber. Ini dikarenakan pengelola taksi tersebut menetapkan tariff yang tidak biasa dan tidak sesuai dengan surat keputusan Wali Kota Bandung.

    Contohnya, tariff sekali jalan bagi penumpang dari Jalan Jenderal Sudirman ke Bandara Husein Sastranegara hanya sebesar Rp17.000. Belum lagi kendaraan yang mereka gunakan adalah kendaraan biasa jenis Toyota Avanza.

    “Jelasa sangat merugikan, selain kendaraannya tidak lazim juga tarifnya tidak resmi,” ucapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dinilai Mubazir, Warga Protes Proyek Gorong-gorong di Kompleks Istana Regency
    Atasi Banjir Gedebage, Pemkot Bandung Akan Aktifkan Sungai Cisaranten Lama
    Sebanyak 213 Peserta Ikuti Seleksi STQH Tingkat Kota Bandung
    Pemkot Bandung Terus Tingkatkan Vaksinasi Booster
    Bocah Kelas Tiga SD di Padalarang Tewas Terjebak dalam Kobaran Api
    Berita Terdahulu

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads