PT POS

Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Patung Liberty Diadopsi dari Figur Muslimah Mesir

    • Kamis, 10 Desember 2015 | 16:00:00 WIB
    • 0 Komentar


    Patung Liberty Diadopsi dari Figur Muslimah Mesir

    JuaraNews – Sebuah penelitian tentang patung Liberty yang berdiri di Pulau Liberty, muara Sungai Hudson, New York Harbor, Amerika Serikat. Patung dari tembaga dan baja dengan bentuk perempuan berjubah mengangkat obor ke angkasa setinggi 93 meter itu terinspirasi dari sosok seorang perempuan muslim Arab penjaga terusan Suez di Mesir.

    Tentu saja hasil penelitian ini mengejutkan publik Negeri Paman Sam. Polemik dan perdebatan hangat membahas hasil penelitian tersebut menghangat. Penelitian itu didasarkan pada riwayat Frederic Auguste Bartholdi, pemahat patung Liberty.

    Sebelum ditunjuk sebagai pemahat Liberty, Frederic pernah melakukan perjalanan ke Mesir pada 1855-1856. Pada 1869, Pemerintah Mesir membuka sayembara pembangunan menara mercusuar di Terusan Suez. Frederic ikut dalam sayembara tersebut dengan mengajukan desain patung besar perempuan berjubah memegang obor, Egypt Brings Light to Asia (Mesir Pembawa Cahaya bagi Asia).

    “Patung perempuan penjaga terusan Suez yang membelah Negeri Piramid itu mengadopsi cara berpakaian muslimah di perdesaan Arab, Mesir atau fellah,” kata Barry Moreno salah seorang peneliti patung Liberty kepada Smithsonian Institution.

    Namun proposal Frederic ditolak oleh Pemerintah Mesir. Frederic tak patang arang. Ketika Pemerintah Prancis berencana membuat patung sebagai hadiah bagi Amerika Serikat, dia kembali ikut sayembara. Adalah sejarawan Prancis Edouard de Laboulaye yang mengusulkan pembangunan monumen kolosal dengan konsep Liberty Enlightening the World tersebut.

    Lalu, Frederic mendesain patung Liberty pada1870. Sosok patung itu milik Frederic pun diterima dan kemudian dibangun untuk memperingati 100 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Patung yang selesai dibangun dan diresmikan pada 28 Oktober 1886 itu dianggap sebagai representasi Libertas, dewi kebebasan Romawi. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jenis Tumbuhan Paku Baru Ditemukan di Pegunungan Papua Nugini
    Kilauan Cahaya di Interchange Kertajati Tol Cipali, Fenomena Apakah Itu?
    Cedera Fibula, Ini yang Terjadi pada Kaki Atlet atau Pemain Bola
    Vaksin Covid-19 Mengandung Mikrochip Magnetis, Ini Penjelasan Kemenkes
    Selama Ini Banyak yang Bertanya-tanya, Aprilia Manganang Dipastikan Seorang Laki-laki
    Berita Terdahulu

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads