ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Bodypainting Bunglon yang Bikin Heboh Dunia
    Bodypainting Bunglon. Inset: Johannes Stötter.

    Bodypainting Bunglon yang Bikin Heboh Dunia

    JuaraNews – Anda mungkin pernah melihat karya seni bodypainting. Melukis dengan tubuh manusia terutama perempuan sebagai kanfas ini, tengah menjadi tren di Indonesia dan mancanegara.

    Belum lama ini, beredar foto dan video bodypainting Cameleon (Bunglon) karya seniman asal Italia, Johannes Stötter. Foto bodypainting Bunglon tersebut menyebar di Twitter, Instagram, dan Facebook. Sedangkan videonya muncul di Youtube dan media sosial berbagai video lainnya.

    Cameleon karya Johannes Stötter ini memang mengagumkan, sangat persis dengan bunglon asli. Ilusi yang dihasilkan dari bodypainting itu memang sangat menakjubkan. Jika tak diamati secara cermat dan teliti, kita tak akan tahu bahwa bunglon itu merupakan lukisan di tubuh dua perempuan telanjang.

    Johannes Stötter menghabiskan waktu empat jam lebih untuk mendesain konsep fotografi bodypainting bunglon itu. Sedangkan proses body painting di tubuh dua model butuh waktu enam jam. "Model-model itu dua bersaudara. Mereka adalah teman saya," kata Johannes kepada situs My Modern Met.

    Selain Cameleon, Johannes Stötter telah menghasilkan sejumlah karya bodypainting di tubuh perempuan dan laki-laki yang mengagumkan. Seniman kelahiran South Tyrol, Italia ini pernah menghebohkan dunia lewat foto bodypainting Parot atau burung kakak tua merah yang tengah hinggap di atas sebatang kayu. Dia juga membuat bodypainting dengan tema daun beruguguran, tumpukan kayu, ikan, dan katak.

    Diketahui, sebelum serius menjadi seniman bodypainter, Johannes Stötter menekuni musik. Dia memang dibesarkan dalam keluarga yang mencintai musik. Sejak kecil Johannes telah piawai memainkan biola. Kendati darah seni sangat kental mengalir di tubuhnya, Johannes justru kuliah di jurusan pendidikan dan filosofi di University of Innsbruck, Austria. Selama menjadi mahasiswa, Johannes terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial yang dikombinasikan dengan acara seni dan musik.

    Johannes bergabung dengan komunitas seniman bodypainting. Dia mengembangkan gaya melukis tubuh yang berbeda dari seniman lain. Pada 2009, Johannes mengikuti World Bodypainting Festival di Austria. Sejak itu, Johannes kerap meraih penghargaan, seperti World Champion 2012, Vice World Campion 2011 dan 2014, Italian Champion 2011 dan 2013, juara di North American Bodypainting Championship 2013 yang berlangsung di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Johannes juga meraih gelar juara di International Fine Art Bodypainting Award 2014.

    Pada 2013, Johannes Stötter menjadi seniman bodypainting legendaris dan terkenal di dunia lewat karyanya Frog (katak). Frog karya Johannes menjadi ulasan utama media masa dunia, baik online, surat kabar harian, majalah, maupun televisi. Seperti New York Post, New York Daily News, The Sun, The Times, The Mirror, The Guardian, Dailymail, Bild, Stern, Spiegel, Focus, Süddeutsche Zeitung, View, CNN, BBC, TV Globo, RAI, ZDF, Pro7, RTL, DW, ORF, ntv Japan.

    Johannes juga telah menerbitkan buku The Art of Bodypainting dengan penulis Peter de Ruiter, Champions at Heart (Karala B), The Human Canvas (Karala B) dan Painted Bodies (Weingarten Verlag). (*)

     

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Makanan dan Minuman Ini Dituding Sumber Penyakit Diabetes. Apa Saja?
    Wuidih... Indonesia Pengunduh Tiktok Terbanyak di Seluruh Dunia
    6 Make Up yang Harus Dibawa saat Bepergian, Biar Makin On Point!
    Kedai Kopi Intina, Kopi Natural Jadi Produk Unggulannya
    Siti Fauziah tak Menyangka Film Tilik Viral Setelah Diuplaod di Youtube
    Berita Terdahulu

    Editorial