blog counter

Hot News


Opini


    Pemerintah Tertarik Gunakan Helikopter PT DI

    • Sabtu, 5 Desember 2015 | 19:41:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pemerintah Tertarik Gunakan Helikopter PT DI
    Helikopter-EC725-Cougar net

    JuaraNews, Bandung - Pemerintah kemungkinan bakal menggunakan helikopter EC725 Cougar buatan PT Dirgantara Indonesia (DI) untuk keperluan presiden dan tamu VVIP menggantikan heli Agusta Westland AW-101 produksi Italia, yang kini jadi polemik di masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan Direktur Produksi PT DI Arie Wibowo, seusai mengunjungi hanggar PT DI, Jumat (4/12/2015). Luhut menyatakan sangat tertarik menggunakan dengan helikopter buatan anak negeri tersebut.

    Arie Wibowo  mengatakan, pihaknya memang sangat menyarankan kepada pemerintah menggunakan helikopter EC725 untuk pesawat kepresidenan dan VVIP. Pasalnya TNI AU juga sudah membeli 6 unit helikopter jenis tersebut.

    "Kalau beli lagi untuk VVIP akan meraih beberapa manfaat dari pembelian ini. Rate-nya sama dan gampang  maintanance-nya. Logistik pilot lebih bagus dan armadanya juga sama," ujar Arie di Gedung PT DI, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Jumat (4/12/2015).

    PT DI sendiri, jelas Arie, siap membuat helikopter EC725 untuk presiden. Namun tentunya membutuhkan waktu karena helikopter yang ada telah dibeli TNI AU.  Waktu pembuatannya paling cepat 8 bulan, bergantung konfigurasi yang diminta. Dalam membuat pesawat ini, jelas Arie, setidaknya ada sekitar 250 teknisi yang akan dilibatkan "Harganya US$35 juta kalau untuk VVIP, bergantung juga konfigurasinya dan isinya," kata Arie.

    Terlepas dari itu, Arie menyebut, yang terpenting adanya kontribusi PT DI di dalamnya jika presiden menggunakan produk dalam negeri. Selain itu juga sebagai bentuk penghargaan terhadap anak bangsa yang telah mempersiapkan infrastuktur dan meningkatkan kemampuannya dalam merakit.

    "Nilai investasi untuk pembuatan helikopter ini membutuhkan waktu 5 tahun untuk membangun infrastrukturnya agar bisa melakukan perakitan dan customisasion. Hal itu sudah dimulai dari 2008," ujar Arie. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Komisi III DPRD Jabar Bantah Kabar BIJB Akan Dijual ke Asing
    Peringati Imlek, Dago Smart Valley Bagi-bagi Angpao ke Calon Pembeli dan Pengunjung
    Peduli Masyarakat, PT PPA Gandeng PPSDM Geominerba Tingkatkan Kompeten SDM
    Investasi 2023 Ditarget Rp1400 Triliun, Syaratnya Stabilitas dan Pemimpin yang Kuat dan Tegas
    Libur Nataru 2023, PT KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih Dari Satu Juta Pelanggan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads