PT POS

Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Misteri Pedang Excalibur dan Galgano

    • Senin, 30 November 2015 | 11:22:00 WIB
    • 0 Komentar


    Misteri Pedang Excalibur dan Galgano

    JuaraNews – Di Indonesia, ada legenda keris Empu Gandring. Keris sakti milik Ken Arok ini menewaskan sejumlah orang termasuk keturunannya, penguasa Singasari. Saat ini, entah di mana keris legenda tersebut berada.

    Sedangkan di Inggris, senjata tajam yang melegenda adalah pedang Excalibur. Senjata tajam legendaris ini berjuluk Sword in the Stone karena Excalibur menancap pada sebuah batu besar. Pada 1981, sutradara John Boorman mengangkat cerita rakyat Inggris tentang pedang Excalibur ke layar lebar. Film berjudul Excalibur tersebut dirilis pada 10 April 1981.

    Konon tak ada orang yang bisa mencabut Excalibur kecuali dia telah ditakdirkan sebagai pewaris tahta kerajaan Britania Raya. Menurut legenda, yang bisa mencabut pedang itu hanyalah Raja Arthur, penguasa Inggris. Namun Raja Arthur telah meninggal dunia. Pedang Excalibur versi legenda Inggris, juga tak diketahui keberadaannya.

    Excalibur berasal dari bahasa Prancis kuno Excalibor. Sedangkan dalam bahasa Latin, Caliburnus. Legenda Excalibur mulai jadi buah bibir rakyat Inggris ketika Robert de Boron Merlin menulis puisi tentang pedang itu. Merlin mengatakan, Excalibur yang menancap di batu hanya dapat ditarik oleh orang yang berhak menjadi Raja Inggris, yaitu Arthur. Dalam tulisan Suite du Merlin, Arthur menerima pedang Excalibur dari Lady of the Lake setelah pedangnya rusak saat bertarung melawan raja Pellinore.

    Namun, sosok pedang yang hampir serupa dengan Excalibur ternyata ada di Italia. Pedang itu menancap dalam sebongkah batu besar di kapel Monte Siepi. Senjata ini milik Saint Galgano, seorang kesatria dari Tuscany yang hidup di abad 13. Galgano yang bernama asli Galgano Guidotti adalah kesatria haus darah yang telah banyak menghilangkan nyawa manusia dengan pedang tersebut.

    Suatu ketika, Galgano bertobat dan meninggalkan cara hidupnya yang bergelimang darah. Dia bersumpah tak akan kembali mengangkat pedang. Galgano mengasingkan diri, meninggalkan semua kehidupan duniawi. Agar pedang itu tak jatuh ke tangan orang tak bertanggung jawab, Galgano menancapkannya ke batu besar.

    Para ahli dari University of Pavia Italia yang meneliti pedang tersebut berkeyakinan, pedang Galgano sangat cocok dengan legenda Excalibur. “Usia pedang itu sama persis dengan usia legenda Excalibur,” kata Luigi Garlaschelli, salah satu peneliti kepada The Guardian. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jenis Tumbuhan Paku Baru Ditemukan di Pegunungan Papua Nugini
    Kilauan Cahaya di Interchange Kertajati Tol Cipali, Fenomena Apakah Itu?
    Cedera Fibula, Ini yang Terjadi pada Kaki Atlet atau Pemain Bola
    Vaksin Covid-19 Mengandung Mikrochip Magnetis, Ini Penjelasan Kemenkes
    Selama Ini Banyak yang Bertanya-tanya, Aprilia Manganang Dipastikan Seorang Laki-laki
    Berita Terdahulu

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads