web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Semut Buat Jembatan dari Tubuh Mereka Sendiri
    Semut serdadu membentuk jembatan.

    Semut Buat Jembatan dari Tubuh Mereka Sendiri

    • Sabtu, 28 November 2015 | 16:02:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews – Tim peneliti dari Universitas Sydney mempublikasikan hasil penelitian mereka di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. Para peneliti dari Amerika Serikat dan Jerman itu, mendapati hal menakjubkan dari perilaku dan sifat semut serdadu (ant solidier) dengan nama latin, Eciton Hamatum.

    Mereka mengabadikan sekelompok semut serdadu membentuk jembatan untuk melintasi dua bagian terpisah menggunakan tubuh mereka sendiri. Jembatan itu dibentuk untuk memudahkan para pencari dan pengangkut makanan.

    Proses pembentukan jembatan semut tersebut menakjubkan. Awalnya, semut-semut saling bergandengan satu dengan yang lain. Setelah menggapai sisi dari bidang yang berseberangan, struktur jembatan itu diperkokoh oleh sejumlah semut lainnya.

    Posisi itu mereka pertahankan hingga para semua pencari dan pengangkut makanan menuntaskan tugas mereka. Hebatnya, jembatan itu bertujuan untuk memperpendek jarak tempuh dari sarang mereka menuju sumber makan. Ini menunjukkan, semut memiliki kecerdasan cukup baik.

    Dr Reid dan rekan-rekannya berkesimpulan, kecerdasan semut dalam membangun jembatan itu bisa diaplikasikan para program robot. Sebelum penelitian dilakukan, para peneliti semula menduga, jembatan itu dibentuk statis oleh semut.

    Dalam penelitiannya, para peneliti membuat bidang-bidang zig zag terpisah satu sama lain. Bidang zig-zig ini ditempatkan di tengah-tengah rute perjalanan semut antara sarang dengan sumber makanan mereka. Beberapa saat kemudian, semut-semut mulai membentuk jembatan dari tubuh-tubuh mereka dengan cara bergandengan satu sama lain. “Setelah diamati secara saksama, ternyata jembatan itu terbentuk dari tubuh-tubuh semut hidup. Ini sungguh menakjubkan,” kata Reid dikutip dari financialpost.com.

    “Bagaimana mereka bisa tahu bahwa jembatan adalah pilihan transportasi paling tepat buat mereka. Mengapa mereka bisa membuat jembatan dari tubuh sendiri dan tak menggunakan material lain?” tandas Reid.

    Perilaku dan kecerdasan semut tersebut, ungkap Reid bisa diaplikasikan dalam program robot yang dapat bekerja dalam satu kesatuan atau tim. Robot coordinated systems dapat digunakan dalam berbagai tugas, seperti membangun jembatan atau jalan. “Robot dengan sistem proram seperti ini bisa dioperasikan di wilayah yang terkena bencana alam atau berisiko,” tutur Reid yang merupakan salah satu peneliti dari NJIT ini. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Daan Mogot, Pahlawan Nasional Termuda
    5 Fakta Imlek yang Belum Banyak Diketahui Orang
    Susi: Saya Senang, Berarti Dianggap Pintar Dong
    Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh
    Ini Masjid Tempat Salat Jumat setelah Proklamasi

    Editorial