web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Asentus si Juara Poligami dari Kenya
    Asentus semasa hidup bersama istri dan anak-anak.

    Asentus si Juara Poligami dari Kenya

    • Sabtu, 14 November 2015 | 14:23:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews – Jika raja atau kaisar beristri banyak, tentu orang sudah maklum. Namun, jika yang beristri banyak itu pria biasa saja, orang akan bertanya-tanya. Mungkin salah satu pertanyaan yang tersirat dan terlontar adalah, apa resepnya?

    Di Kenya, pernah hidup pria dengan istri sebanyak 130 orang. Dari 130 istri itu, dia memiliki 210 anak. Pria itu adalah Asentus Ogwella Akuku yang lahir pada 1916 dan meninggal dunia pada 3 Oktober 2010 lalu. Asentus mendapat julukan Grand Master of Polygamy.

    Bahkan saking mudahnya Asentus memikat lawan jenis, orang-orang memberi julukan Danger yang berarti Bahaya. Bisa dibilang, tak ada perempuan Kenya yang tahan dengan rayuan dan cara Asentus melakukan pedekate (pendekatan). Sekali saja perempuan itu bersedia berbincang dengan Asentus, cepat atau lambat, perempuan tadi akan takluk dan jatuh ke pelukannya.

    Petualangan cinta Asentus dimulai sejak usia 20 tahun. Ketika itu dia menikah dengan seorang perempuan. Namun, pada usia 23 tahun, Asentus telah menikah dengan empat perempuan lain. Uniknya, lima perempuan itu tak keberatan menjadi istri kesekian dari Asentus.

    Sejak itu, kepiawaian Asentus menaklukkan hati perempuan makin terasah. Tak sulit baginya untuk terus menambah istri. Dia terakhir menikah di usia 79 tahun. Istri termuda Asentus berusia 18 tahun dan melahirkan tiga anak. Kendati Asentus mengaku telah menikahi 130 perempuan, tapi hukum di Kenya hanya mengakui 40 istri di antaranya. Lantaran negara hanya mengakui 40 istrinya, Asentus terpaksa menceraikan 80 istri lainnya.

    “Saya tak punya rahasia keperkasaan. Semua saya jalani secara normal. Yang pasti saya mengonsumsi makanan tradisional. Saya menghindari makanan terlalu asin dan berlemak. Saya makan pada waktunya dan tak makan apapun sebelum waktunya tiba. Sebagai penutup, saya selalu mengonsumsi buah,” kata Asentus saat masih hidup ketika diwawancara oleh media.

    Lantaran jumlah anggota keluarga Asentus cukup besar, dia mendirikan gereja sendiri. Jemaat gereja itu hanya istri dan anak-anak Asentus. Hebatnya, semua istri dan anak-anak Asentus hidup rukun dan damai dalam satu rumah. Selain itu, Asentus mampu mencukupi nafkah lahir dan batin seluruh anggota keluarganya. Istri dan anak-anak memuji Asentus sebagai pria yang sangat penyayang, perhatian, dan bertanggung jawab.

    "Beliau (Asentus) memiliki 210 anak, 104 anak perempuan dan 106 anak laki-laki. Beberapa telah meninggal. Istri sah ayah saya, 40 orang, 22 orang di antaranya masih hidup sampai sekarang," kata Tom Akuku, putra Asentus sekaligus juru bicara keluarga itu.

    Kepada sejumlah media, Tom menuturkan, keturunan Asentus saat ini hidup tersebar di Kanyamwa dan Aora Chuodho, Kabupaten Ndhiwa dan Karungu, Nyatike, Kenya. Sebagian putra, cucu, dan cicit Asentus mendapat pendidikan, bekerja untuk pemerintah atau swasta. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Daan Mogot, Pahlawan Nasional Termuda
    5 Fakta Imlek yang Belum Banyak Diketahui Orang
    Susi: Saya Senang, Berarti Dianggap Pintar Dong
    Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh
    Ini Masjid Tempat Salat Jumat setelah Proklamasi

    Editorial