blog counter
PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


    Pemkot Bandung Raih 4 Penghargaan dari KPK

    HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

    • Rabu, 10 Desember 2014 | 02:13:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pemkot Bandung Raih 4 Penghargaan dari KPK

    Pemkot Bandung Raih 4 Penghargaan dari KPK

    JuaraNews, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung  meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai pelapor terbanyak, terbaik, dan tepat waktu dalam laporan unit pengendalian gratifikasi (UPG).

    Penghargaan diserahkan pimpinan KPK Adnan Pandu kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pada acara Forum Komunikasi Unit Pengendalian Gratifikasi, yang merupakan rangkaian Hari Antikorupsi Sedunia 2014  di kampus UGM Yogyakarta, Selasa (9/12/2-14).

    Emil dalam testimoninya setelah menerima penghargaan, mengaku kaget menerima penghargaan tiga kategori sekaligus. Namun diakuinya, selama memimpin satu tahun dua bulan itu, pihaknya terus melakukan perubahan termasuk dalam pengendalian gratifikasi.

    "Langkah awal didahului dengan  memberikan contoh dengan menempelkan kertas bertuliskan menolak gratifikasi di tempel di pintu masuk rumah dinas maupun rumah prinadi," ujar Emil.

    Menurut Emil, banyaknya gratifikasi yang dilaporkan kemugkinan sebelumnya sudah biasa menerima gratifikasi namun sekarang tidak lagi. "Dulu kami terpuruk, tingkat kepercayaan sangat lemah tapi kini kepercayaan pada Pemkot di atas 90% arena open goverment dan antikorupsi. Diharapkan ini jadi budaya baru," ujar Emil.

    Dia mengatakan, Pemkot Bandung sudah  mempunyai Perwal No 15/2015 tentang konsep gratifikasi.  "Dengan perwal ini seluruh pns berbuah kepatuhan yang tinggi makanya meraih penghargaa," tandasnya.

    Pemkot Bandung juga sudah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) dipimpin Inspektorat Kota Bandung. "Semua laporan gratifikasi ke Inspektorat kemudian dilanjutkan ke KPK, apakah termasuk gratifikasi atau tidak," ucap Emil.

    Dia idak tahu percis jumlah gratifikasi yang dilaporkan namun masih hitungan puluhan yang masuk ke Inspektorat. "Jumlahnya puluhan yang dilaporkan didomnasi masalah pelelangan dan perizinan," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tak Hanya Korban, Semua Pihak Harus Berani Laporkan Kasus Perundungan
    Sebulan Lebih Tak Kunjung Datang, BBWS Dinanti Warga Istana Regency
    Pemkot Bandung Buka Lowongan untuk 1.261 Formasi PPPK
    Di Bawah Joy Gilang, Kabupaten Bandung Akhiri Puasa Medali di Cabor Berkuda
    Lewat Dashat, Pemkot Bandung Terus Atasi Persoalan Stunting
    Berita Terdahulu
    KBB

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads